Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Persela Gagal Geser Deltras Meski Unggul Awal

Persela Lamongan gagal merebut puncak klasemen setelah imbang 1-1 dengan Deltras Sidoarjo, meski unggul lewat penalti Juninho Cabral dan sempat unggul jumlah pemain.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 21.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Persela Gagal Geser Deltras Meski Unggul Awal📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Persela Lamongan harus puas berbagi poin dengan Deltras Sidoarjo usai bermain imbang 1-1 dalam laga pekan kelima Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya. Tim tuan rumah sempat memimpin lewat eksekusi penalti Juninho Cabral pada menit ke-51, hasil dari pelanggaran terhadap Hambali Tolib di kotak penalti. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama karena Deltras menyamakan skor pada menit ke-87 lewat tendangan melengkung Achmad Dwi Firmansyah yang tak mampu diantisipasi kiper Rafli Mahreza.

Kekalahan yang nyaris terjadi bagi Persela dipicu oleh kartu merah yang diberikan kepada I Komang Ananta Krisna Putra pada menit ke-37, akibat menyikut gelandang lawan. Meski bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, Deltras justru mampu menjaga konsistensi dan menjalankan strategi serangan balik dengan efektif. Kekuatan mental dan disiplin taktik menjadi kunci tim tamu dalam mempertahankan hasil imbang meski tertekan sepanjang laga.

Pelatih Persela, Bima Sakti, menyatakan kekecewaan atas hasil yang diraih, meski mengakui kekalahan itu bagian dari dinamika sepak bola. Ia meminta para pemain tidak terpuruk dan justru menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi. “Ini bukan hasil yang kami harapkan, tapi kami minta maaf kepada para pendukung. Sepak bola memang tak selalu berjalan sesuai rencana,” ujarnya setelah pertandingan. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan fokus untuk laga selanjutnya.

Di sisi lain, pelatih Deltras, Leonard Tupamahu, menyambut hasil imbang dengan rasa syukur. Ia menilai performa timnya menunjukkan kematangan strategis, terutama dalam menghadapi tekanan dari tuan rumah yang didukung penuh oleh suporter. “Kami tetap tenang dan menjalankan rencana. Ini poin berharga yang sangat penting bagi kami,” kata dia. Kemenangan ini memperkuat posisi Deltras di puncak klasemen sementara dengan 13 poin dari lima pertandingan, sementara Persela menempati posisi kedua dengan 12 poin.

Catatan tanpa kebobolan yang telah diraih Persela dalam empat laga awal akhirnya terhenti di pertandingan ini. Namun, meski kehilangan clean sheet, keunggulan jumlah pemain dan dominasi di sebagian besar laga menunjukkan potensi yang masih bisa dikembangkan. Kedua tim kini fokus pada persiapan untuk laga selanjutnya, dengan Deltras tetap kokoh di puncak dan Persela berusaha bangkit untuk mengejar ketinggalan poin.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya