Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Petani Muda Dibekali Brigade Pangan, Potensi Keuntungan Rp21 Juta/Hektare

Program Brigade Pangan siap melibatkan generasi muda dalam pengelolaan lahan pertanian, dengan potensi keuntungan hingga Rp21 juta per hektare mulai 2027.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 87x dibuka
Petani Muda Dibekali Brigade Pangan, Potensi Keuntungan Rp21 Juta/Hektare📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pertanian tengah mempersiapkan transformasi sektor pertanian melalui pendekatan inovatif dengan melibatkan generasi muda melalui program Brigade Pangan. Dalam acara Agrifood Forum 2026, Wakil Menteri Pertanian menegaskan bahwa profesi petani bukan lagi sekadar pekerjaan tradisional, melainkan peluang bisnis yang menjanjikan. Pada 2027, program ini akan diterapkan secara nasional, dengan fokus pada pengelolaan lahan sawah dan perkebunan oleh kelompok tani muda yang telah terlatih dan terintegrasi.

Pendekatan yang diusung berbasis sistem bagi hasil, di mana petani muda akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dalam bentuk alat dan mesin pertanian (alsintan). Selain itu, kolaborasi strategis akan dibangun dengan TNI dan Polri untuk menjamin keamanan serta kelancaran program cetak sawah baru di berbagai wilayah. Dengan dukungan infrastruktur dan keamanan, produktivitas lahan diharapkan meningkat secara signifikan.

Berdasarkan perhitungan teknis, satu hektare lahan yang dikelola oleh kelompok tani muda bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp21 juta per panen. Jika satu kelompok mampu mengelola 10 hektare, total pendapatan yang bisa diraih mencapai hampir Rp200 juta dalam satu musim tanam. Angka ini menunjukkan potensi ekonomi besar yang tersembunyi di sektor pertanian, sekaligus menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda bisa menjadi katalisator perubahan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan tren positif dalam jumlah tenaga kerja pertanian, yang meningkat dari 38,3 juta orang pada 2024 menjadi 40,11 juta orang pada 2026. Peningkatan ini mencatatkan pertumbuhan 2,9 persen dari tahun sebelumnya, dengan lonjakan jumlah pekerja sebesar 1,119 juta orang—naik 50 persen dibandingkan pertumbuhan 2025. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian kembali menjadi pilihan karier yang menarik, terutama bagi kalangan muda yang ingin berkontribusi sekaligus meraih keuntungan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya