Petanque: Olahraga Presisi yang Butuh Strategi Matang
Petanque, olahraga asal Prancis, mengedepankan presisi, strategi, dan ketenangan dalam setiap lemparan bola logam ke arah target kecil.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.56 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Petanque adalah olahraga yang tampil sederhana namun memerlukan konsentrasi tinggi dan perencanaan matang. Permainan ini melibatkan pelemparan bola logam—disebut boule—dengan tujuan mendekati bola kecil bernama jack atau cochonnet. Meski tampak santai, setiap gerakan harus akurat dan terkontrol, karena posisi bola menentukan poin dan keunggulan strategis dalam setiap babak.
Lapangan Petanque biasanya berukuran minimal 12 meter panjang dan 3 meter lebar, dengan zona lempar berbentuk lingkaran berdiameter antara 35 hingga 50 sentimeter. Pemain harus berdiri sepenuhnya di dalam lingkaran saat melempar, dan kedua kaki tidak boleh terangkat atau keluar sebelum bola menyentuh tanah. Jack harus ditempatkan antara 6 hingga 10 meter dari lingkaran dan minimal 50 sentimeter dari rintangan, agar posisinya jelas terlihat oleh lawan.
Setiap tim terdiri dari satu, dua, atau tiga pemain, tergantung format pertandingan: single, double, atau triple. Masing-masing pemain membawa jumlah boule sesuai aturan—tiga untuk single, tiga untuk setiap pemain dalam double, dan dua per pemain dalam triple. Pemenang babak ditentukan berdasarkan jumlah boule yang lebih dekat ke jack dibandingkan lawan, dengan pengukuran dilakukan menggunakan alat khusus dan bisa diperiksa ulang oleh tim lawan.
Pertandingan berlangsung dalam beberapa babak, dan tim yang pertama mencapai total 13 poin secara kumulatif dinyatakan sebagai pemenang. Tim yang menang undian berhak melempar jack terlebih dahulu. Jika lemparan tidak sah, giliran beralih ke lawan. Setelah semua boule digunakan, poin dihitung, lalu babak berikutnya dimulai dari posisi jack terakhir. Pemain diperbolehkan bergantian dalam tim untuk memperbaiki strategi, asalkan tidak melanggar aturan lempar.
Dengan aturan yang ketat dan fokus pada teknik, Petanque tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir strategis dan ketenangan emosional. Dalam kompetisi, kemenangan sering kali diraih bukan dari lemparan terkuat, melainkan dari ketepatan dan perencanaan yang matang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dortmund Singkirkan Frankfurt, Puncaki Klasemen Sementara
Dortmund naik ke posisi teratas klasemen Bundesliga usai menang 1-0 atas Frankfurt lewat gol Beier di menit ke-80.
25 Oktober 2026

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Keduanya memiliki peran penting: sebelum untuk energi, sesudah untuk pemulihan, dengan waktu dan jenis makanan yang sesuai untuk hasil maksimal.
24 Oktober 2026

Indonesia Torehkan Sejarah di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia menutup Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 73 medali, melampaui target emas dan menempati posisi delapan secara keseluruhan.
24 Oktober 2026

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

