Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Petanque: Olahraga Presisi yang Butuh Strategi Matang

Petanque, olahraga asal Prancis, mengedepankan presisi, strategi, dan ketenangan dalam setiap lemparan bola logam ke arah target kecil.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.56 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Petanque: Olahraga Presisi yang Butuh Strategi Matang
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Petanque adalah olahraga yang tampil sederhana namun memerlukan konsentrasi tinggi dan perencanaan matang. Permainan ini melibatkan pelemparan bola logam—disebut boule—dengan tujuan mendekati bola kecil bernama jack atau cochonnet. Meski tampak santai, setiap gerakan harus akurat dan terkontrol, karena posisi bola menentukan poin dan keunggulan strategis dalam setiap babak.

Lapangan Petanque biasanya berukuran minimal 12 meter panjang dan 3 meter lebar, dengan zona lempar berbentuk lingkaran berdiameter antara 35 hingga 50 sentimeter. Pemain harus berdiri sepenuhnya di dalam lingkaran saat melempar, dan kedua kaki tidak boleh terangkat atau keluar sebelum bola menyentuh tanah. Jack harus ditempatkan antara 6 hingga 10 meter dari lingkaran dan minimal 50 sentimeter dari rintangan, agar posisinya jelas terlihat oleh lawan.

Setiap tim terdiri dari satu, dua, atau tiga pemain, tergantung format pertandingan: single, double, atau triple. Masing-masing pemain membawa jumlah boule sesuai aturan—tiga untuk single, tiga untuk setiap pemain dalam double, dan dua per pemain dalam triple. Pemenang babak ditentukan berdasarkan jumlah boule yang lebih dekat ke jack dibandingkan lawan, dengan pengukuran dilakukan menggunakan alat khusus dan bisa diperiksa ulang oleh tim lawan.

Pertandingan berlangsung dalam beberapa babak, dan tim yang pertama mencapai total 13 poin secara kumulatif dinyatakan sebagai pemenang. Tim yang menang undian berhak melempar jack terlebih dahulu. Jika lemparan tidak sah, giliran beralih ke lawan. Setelah semua boule digunakan, poin dihitung, lalu babak berikutnya dimulai dari posisi jack terakhir. Pemain diperbolehkan bergantian dalam tim untuk memperbaiki strategi, asalkan tidak melanggar aturan lempar.

Dengan aturan yang ketat dan fokus pada teknik, Petanque tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir strategis dan ketenangan emosional. Dalam kompetisi, kemenangan sering kali diraih bukan dari lemparan terkuat, melainkan dari ketepatan dan perencanaan yang matang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya