Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Petojo Selatan Dorong Partisipasi Pelaku Usaha Jaga Ketertiban

Kelurahan Petojo Selatan menggandeng pelaku usaha dalam upaya bersama menjaga ketertiban umum melalui pendekatan partisipatif dan komunikasi kolaboratif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 21.18 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
Petojo Selatan Dorong Partisipasi Pelaku Usaha Jaga Ketertiban📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan Participatory Urban Appraisal (PUA) digelar di Kelurahan Petojo Selatan sebagai langkah strategis dalam membangun kawasan yang tertib dan ramah bagi semua pengguna ruang. Melalui pendekatan kolaboratif, pemerintah kelurahan berupaya melibatkan pelaku usaha sebagai mitra aktif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan ketertiban lingkungan secara bersama-sama.

Kegiatan ini menekankan pentingnya ruang publik sebagai aset bersama yang harus dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan. Kepala Seksi Pemerintahan, Syukur Abdillah, menegaskan bahwa penggunaan ruang tidak boleh merugikan kelompok lain atau menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat umum. Ia menekankan bahwa setiap aktivitas usaha harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kebutuhan umum.

Tujuan utama dari pendekatan ini adalah menciptakan kawasan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha, pejalan kaki, dan pengguna ruang publik lainnya. Dengan melibatkan pelaku usaha secara langsung, diharapkan muncul kesadaran kolektif terhadap tanggung jawab sosial dalam menjaga lingkungan sekitar.

Syukur menegaskan bahwa kesuksesan penataan kawasan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari budaya gotong royong dalam pengelolaan ruang publik, yang pada akhirnya mendorong peningkatan kualitas hidup warga dan daya tarik lingkungan usaha.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya