PNM Siapkan Infrastruktur Air Bersih untuk Pengungsi Gempa NTT
PNM menyalurkan dua tangki air bersih ke posko pengungsian di Ruteng, NTT, untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak gempa.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 00.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menanggapi kebutuhan mendesak warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur dengan menyalurkan dua unit tangki air bersih ke Posko Pengungsian Robo, Ruteng. Masing-masing tangki memiliki kapasitas 2.200 liter dan 1.100 liter, yang disediakan sebagai solusi infrastruktur sederhana untuk memenuhi kebutuhan air bersih secara bersama. Air tersebut berasal dari PDAM Ruteng dan digunakan untuk aktivitas dasar seperti mandi, mencuci, toilet, serta minum, menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan di tengah masa pengungsian.
Dalam pernyataannya, Direktur Utama PNM Kindaris menekankan pentingnya akses air bersih sebagai langkah krusial dalam penanganan darurat. Ia menyebut bahwa setelah bantuan pangan, air bersih menjadi prioritas utama yang harus tersedia secara konsisten. Dukungan ini dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan langsung di lapangan, yang menunjukkan tingginya tekanan terhadap fasilitas air di lokasi pengungsian.
Kindaris menegaskan bahwa bantuan tidak selalu harus berbentuk barang habis pakai. Infrastruktur seperti tangki air yang dapat dimanfaatkan bersama dinilai lebih berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi kehidupan sehari-hari pengungsi. Ia berharap tangki tersebut tidak hanya membantu kebutuhan saat ini, tetapi juga memudahkan kehidupan warga selama masa pengungsian berlangsung.
PNM Peduli terus mengikuti dinamika lapangan dengan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan aktual masyarakat. Sebelumnya, bantuan telah disalurkan berupa pangan, perlengkapan bayi, dan dukungan dapur umum. Kini, fokus beralih ke akses air bersih sebagai bagian dari respons menyeluruh terhadap krisis pasca-bencana. Langkah ini menunjukkan komitmen PNM dalam memperkuat ketahanan sosial melalui pendekatan yang adaptif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026

10 Ruas Tol Indonesia dengan Pemandangan Alam Memukau
Sejumlah ruas tol di berbagai wilayah Indonesia menawarkan pemandangan alam yang memukau, dari perbukitan hijau hingga laut lepas, sekaligus mendukung efisiensi perjalanan.
12 September 2026

Pertamina UMK Academy 2026 Mulai Tahap Regional dengan 1.500 Peserta Terpilih
Program pembinaan UMK dari Pertamina resmi dimulai tahap regional dengan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku usaha mikro dan kecil dari seluruh Indonesia.
12 September 2026
Berita Lainnya

Hak Penumpang Saat Penerbangan Dibatalkan atau Terlambat
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta dan Wilayah Lain
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Penjualan Motor Nasional Turun Agustus, Industri Tetap Optimistis
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Motor dengan Tangki BBM Besar untuk Perjalanan Jauh
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Asing Jual Bersih Rp664 Miliar, Tekanan Jatuhkan IHSG
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA


