Polisi Tembak Rekan Saat Tugas, Menko Polkam Minta Evaluasi Rekrutmen
Menteri Koordinator Polkam Dudung Abdurachman menekankan pentingnya pengendalian emosi dan evaluasi sistem rekrutmen setelah insiden penembakan antar anggota Polri di Tangerang Selatan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.40 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa penembakan antar anggota Polri di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, yang menewaskan seorang perwira muda, menjadi perhatian serius dari jajaran kepemimpinan nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, menanggapi insiden tersebut dengan menyoroti kecenderungan emosional yang masih sering muncul pada personel Polri muda. Ia menekankan bahwa setiap persoalan pribadi harus dilaporkan kepada atasan, bukan diselesaikan secara pribadi yang berpotensi memicu konflik berbahaya.
Dudung menegaskan bahwa pengendalian emosi merupakan bagian penting dari kedisiplinan profesi kepolisian. Ia menyampaikan bahwa setiap tindakan yang dilakukan tanpa pertimbangan akibat emosi berpotensi menimbulkan konsekuensi serius, seperti yang terjadi pada insiden Jumat (16/10) pagi. Ia menekankan perlunya kultur komunikasi yang terbuka antar anggota, terutama dalam lingkungan kerja yang menuntut konsentrasi tinggi dan tanggung jawab besar.
Seiring dengan kejadian tersebut, Dudung menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen anggota Polri. Ia menyoroti pentingnya aspek psikologi dan ideologi dalam seleksi, sebagai upaya pencegahan potensi konflik di masa depan. “Sistem rekrutmen harus lebih ketat, terutama dalam mengukur kematangan emosional dan stabilitas mental calon anggota,” ujarnya. Evaluasi ini akan menjadi dasar perbaikan kebijakan yang lebih holistik.
Tersangka penembakan, Bharada Andika Rahmadani, telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penyidik menegaskan proses hukum berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Setiap tahapan penyelidikan akan dipublikasikan secara transparan setelah hasil verifikasi selesai. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak dipengaruhi oleh faktor eksternal dan berkomitmen untuk menjaga keadilan serta kepercayaan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

