Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Bahas Karhutla dengan TNI dan Polri di Hambalang

Presiden Prabowo memimpin rapat dengan Panglima TNI dan Kapolri di Hambalang untuk mengevaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatra serta Kalimantan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 01.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Bahas Karhutla dengan TNI dan Polri di Hambalang📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, untuk membahas kondisi terkini penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Pertemuan yang berlangsung Selasa (1/9) melibatkan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya. Rapat difokuskan pada evaluasi langkah-langkah penanganan serta strategi pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Dalam sesi tersebut, Presiden menerima laporan langsung mengenai perkembangan situasi di lapangan, termasuk upaya koordinasi lintas institusi dan penyebaran sumber daya untuk memadamkan titik api. Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergi antar lembaga guna memastikan respons yang cepat, terpadu, dan efektif dalam menangani insiden kebakaran. Upaya ini juga mencakup antisipasi potensi kebakaran baru akibat kondisi cuaca kering dan aktivitas manusia.

Rapat di Hambalang turut dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat strategis, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, serta kepala badan-badan terkait seperti Baintelkam Polri, BLP Kemhan, dan BIN. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam mengelola risiko kebakaran lahan secara menyeluruh dan berbasis sistem.

Sebelumnya, Presiden juga telah memimpin empat rapat terbatas berturut-turut di lokasi yang sama, membahas isu-isu strategis seperti pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, program perumahan layak bagi masyarakat, pemberian tanda jasa, serta pengusulan penerimaan gelar kehormatan. Kegiatan ini menunjukkan pendekatan terpadu dalam menjawab berbagai tantangan nasional, baik dari sisi keamanan, pembangunan infrastruktur, maupun kesejahteraan rakyat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Nasional

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak

Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.

14 September 2026

Berita Lainnya