Prabowo Janji Wujudkan Pinjaman Lunak untuk Bebaskan Rakyat dari Rentenir
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menyediakan akses pinjaman lunak bagi masyarakat demi mengurangi ketergantungan pada rentenir dan mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan hadir secara nyata dalam kehidupan rakyat dengan menyediakan fasilitas pembiayaan yang terjangkau. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap warga memiliki penghasilan layak sehingga tidak terpaksa berutang kepada rentenir untuk memenuhi kebutuhan dasar. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun masyarakat yang mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar.
Dalam pidato penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Prabowo menyampaikan bahwa keberadaan negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam aspek keuangan. Ia berkomitmen untuk mewujudkan sistem pinjaman lunak yang bersumber dari potensi ekonomi dalam negeri, sehingga rakyat tidak perlu lagi mengandalkan tengkulak atau pihak-pihak yang menawarkan pinjaman dengan bunga tinggi.
Menurutnya, tujuan utama dari kebijakan ini adalah memastikan setiap individu dapat memenuhi kebutuhan hidup pokok—mulai dari pangan, sandang, hingga tempat tinggal—dengan penghasilan yang stabil dan layak. Dengan demikian, masyarakat tidak akan lagi terjebak dalam siklus utang yang merugikan. Prabowo menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya kebijakan sosial, tetapi juga bentuk transformasi ekonomi yang berkelanjutan.
Ia menyatakan telah melakukan perhitungan matang terhadap rencana tersebut, termasuk secara rinci hingga level rupiah. Dengan keyakinan penuh, Prabowo optimistis kebijakan ini akan mampu menarik jutaan orang dari keterpurukan ekonomi. Ia menegaskan bahwa dalam dua tahun pertama pemerintahannya, langkah-langkah strategis telah mulai terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran mencatatkan kemajuan signifikan dalam kemandirian pangan nasional melalui swasembada delapan komoditas dan rekor pengadaan beras oleh BULOG.
26 Oktober 2026

Putin Bantah Tuduhan Rusia Dalangi Aksi Protes Eropa
Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tudingan bahwa Moskow memicu gelombang unjuk rasa di Eropa, menilai klaim tersebut sebagai upaya menyalahkan pihak luar atas krisis internal negara-negara tersebut.
26 Oktober 2026

Fahri Hamzah Ajak Bangun Kecerdasan Politik Holistik
Wakil Ketua Umum Partai Gelora menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menilai kinerja pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran demi membangun kecerdasan politik yang sehat.
26 Oktober 2026

Gubernur URI Bahas Pendidikan Kepemimpinan dengan Prabowo di Hambalang
Pertemuan Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto dengan Presiden Prabowo Subianto fokus pada perkembangan program pemimpin masa depan dan rencana pembangunan kampus baru di Bogor.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

