Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom RI
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI, menggantikan Muhammad Qodari yang kini menjabat di Wantimpres.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10). Pelantikan ini menandai pergantian kepemimpinan di lembaga komunikasi strategis pemerintah yang baru dibentuk dalam masa kepemimpinannya. Fadli Hartono dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Bakom, mendampingi Syahganda dalam menjalankan tugas operasional.
Jabatan Kepala Bakom sebelumnya diisi oleh Muhammad Qodari, yang kini beralih tugas menjadi Sekretaris sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pergantian ini merupakan bagian dari struktur organisasi baru yang dirancang untuk memperkuat koordinasi komunikasi kebijakan pemerintah di tingkat pusat maupun daerah. Bakom memiliki peran krusial dalam menyampaikan pesan resmi pemerintah, memastikan konsistensi narasi, serta membangun pemahaman publik terhadap program strategis negara.
Syahganda Nainggolan, yang kini menjabat sebagai kepala Bakom, memiliki latar belakang aktivis dan pernah menjadi tokoh dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Ia pernah ditahan pada 2020 karena cuitan yang dianggap memicu ketegangan saat aksi demo Omnibus Law, dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Depok. Ia dibebaskan dari Rumah Tahanan Bareskrim Polri pada Agustus 2021. Setelah masa penahanan, ia fokus pada kegiatan riset sebagai Ketua Great Institute, lembaga yang mengkaji isu ekonomi, teknologi, dan politik.
Dalam perannya baru, Syahganda diharapkan mampu membawa pendekatan komunikasi yang lebih inklusif dan transparan, menjembatani kebijakan pemerintah dengan masyarakat. Sebelumnya, fungsi komunikasi kebijakan dilakukan oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), namun kini dipusatkan dalam struktur baru yang lebih terintegrasi. Pelantikan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem komunikasi publik melalui kepemimpinan yang dinamis dan berpengalaman.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal Permanen 20 Kali Lipat
Jepang menaikkan biaya izin tinggal permanen hingga 200.000 yen, disertai aturan ketat soal penghasilan, bahasa, dan pensiun, sebagai respons terhadap lonjakan populasi warga asing.
2 Oktober 2026

Prabowo Lantik Kabinet Baru, Diplomat Karier Pimpin Luar Negeri
Reshuffle besar-besaran di kabinet Prabowo menggantikan Menlu dan Kapolri, dengan diplomat berpengalaman dilantik sebagai Menlu dan petinggi BNN menjabat Kapolri.
2 Oktober 2026

Netanyahu Ucapkan Terima Kasih pada Pahlawan Penumpang Flydubai
Perdana Menteri Israel mengucapkan terima kasih langsung kepada Yaniv Hion, penumpang yang membantu menangani insiden penerbangan Dubai-Tel Aviv, dalam pertemuan yang penuh haru.
2 Oktober 2026

Indonesia Perkuat Peran di DK PBB Lewat Kampanye 2029–2030
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menegaskan komitmen melanjutkan upaya pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 sejak dilantik.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pengadilan Batasi Kunjungan Halle Berry ke Anak
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.46 WITA

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Indonesia vs Thailand Sudah Bisa Dipesan
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Perebutan Peringkat Sembilan Voli Asian Games 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Baker dan Bergson Berebut Gelar Top Skor ASEAN Cup 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Dekati Rekor Medali Asian Games 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Naik ke Peringkat 117 Dunia Usai Taklukkan Bangladesh
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

MK Tegaskan Wajibnya Alasan Tertulis Sebelum Blokir Konten
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.44 WITA

Iran Bantah Dideportasi, Pergi dari AS Sesuai Jadwal
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.42 WITA

