Prabowo Tegaskan Kelanjutan Proyek Gas Masela dalam 6 Bulan
Presiden Prabowo meminta Inpex segera mulai aktivitas proyek gas Masela dalam waktu enam bulan, setelah 28 tahun mangkrak, dengan ancaman pencabutan kontrak jika tidak ada kemajuan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menegaskan kepada pihak Jepang bahwa proyek gas raksasa di Blok Masela, Maluku, harus segera dilanjutkan dalam waktu enam bulan ke depan. Dalam kesempatan rapat koordinasi nasional, ia mengungkapkan bahwa setelah lebih dari dua tahun tanpa aktivitas nyata, pemerintah tidak segan mencabut kontrak jika perusahaan pengelola, Inpex Masela Ltd., tidak menunjukkan komitmen untuk memulai pembangunan. Ancaman ini disampaikan setelah kunjungan langsung ke Jepang, di mana Prabowo menyampaikan secara langsung kepada tokoh setempat bahwa rakyat Indonesia tidak mampu menunggu lebih lama.
Proyek yang telah tertunda selama 28 tahun sejak kontrak ditandatangani pada 1998 kini resmi memasuki tahap fisik setelah peresmian peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Presiden melalui video conference dari Istana. Acara berlangsung di Kepulauan Tanimbar, Maluku, dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara serta CEO Inpex Corporation, Takayuki Ueda. Prabowo menekankan bahwa proyek strategis nasional ini bukan sekadar investasi, melainkan bagian dari upaya menjamin kelangsungan hidup bangsa melalui energi nasional yang kini mulai terwujud setelah puluhan tahun menunggu.
Dengan nilai investasi mencapai US$ 20,9 miliar, proyek Lapangan Abadi di Blok Masela diharapkan mampu menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas kondensat per tahun, serta memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun melalui kilang darat. Selain itu, proyek ini juga akan menyumbang 150 juta standar kaki kubik gas per hari melalui pipa dan 35.000 barel per hari kondensat. Potensi cadangan gas mencapai 6,97 triliun kaki kubik, menjadikannya salah satu aset energi terbesar Indonesia.
Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kolaborasi semua pihak—mulai dari mitra asing seperti Inpex dan Petronas hingga perusahaan nasional Pertamina. Ia menekankan pentingnya menjaga keramahan dalam diplomasi, namun tetap waspada terhadap sikap yang bisa dianggap sebagai kelemahan. Dengan filosofi “eling wan waspada”, ia menegaskan bahwa kehati-hatian bukan berarti paranoia, melainkan bagian dari kewaspadaan dalam memperjuangkan kepentingan nasional yang telah lama tertunda.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Otorita IKN resmi menandatangani PKS proyek perumahan dan investasi swasta senilai total Rp4,04 triliun, melibatkan lima perusahaan di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, dan olahraga.
24 Oktober 2026

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah menyelesaikan 85,8% pekerjaan fisik per akhir September 2026, dengan target penyelesaian akhir 2027.
24 Oktober 2026

IKN Tahap II Lanjut, Fokus Bangun Gedung Negara dan Hunian ASN
Pembangunan IKN Tahap II terus berjalan sesuai rencana, dengan fokus pada infrastruktur pemerintahan dan penyelesaian hunian ASN, didukung pendanaan dari APBN, KPBU, swasta, dan hibah internasional.
24 Oktober 2026

Keanu Reeves Dekati Proyek Baru James Wan Bersama Don Lee
Keanu Reeves dikabarkan dalam negosiasi untuk membintangi film adaptasi Hollywood The Gangster, The Cop, The Devil bersama Don Lee, di bawah arahan James Wan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

