Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pratikno Pimpin Wantimpres, Fokus Beri Masukan Kepada Presiden

Pratikno dilantik sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden, didampingi Hatta Rajasa sebagai wakil dan Qodari sebagai sekretaris, dengan tugas utama memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pratikno Pimpin Wantimpres, Fokus Beri Masukan Kepada Presiden📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/10/2026). Dalam prosesi tersebut, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, ditunjuk sebagai ketua lembaga tersebut. Ia ditemani Hatta Rajasa, eks Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2019–2024, sebagai wakil ketua, serta Muhammad Qodari, mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, yang menjabat sekretaris.

Pratikno menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden dan Wakil Presiden. Ia menegaskan bahwa para anggota Wantimpres yang dilantik merupakan tokoh-tokoh nasional dari berbagai latar belakang profesi, agama, dan bidang keahlian yang telah berkontribusi secara signifikan bagi pembangunan Indonesia. Menurutnya, kesempatan ini merupakan bentuk tanggung jawab besar untuk menyampaikan pengalaman dan wawasan kepada pemimpin negara.

Dalam pernyataannya, Pratikno menekankan bahwa tugas utama Wantimpres adalah memberikan masukan, saran, dan pertimbangan yang berkualitas, khususnya kepada Presiden Prabowo. Ia menegaskan bahwa lembaga ini tidak memiliki kewenangan eksekutif, melainkan fokus pada pendampingan politik dan kebijakan melalui pendekatan berbasis pengalaman dan kearifan nasional. Ia juga menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh anggota dapat berkontribusi secara optimal.

Hatta Rajasa menyatakan kegembiraan atas amanah yang diberikan, menegaskan bahwa tugasnya adalah menyumbangkan ide-ide terbaik dari berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, dan politik. Ia menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan konsultasi, karena sesuai peraturan perundang-undangan, hasil konsultasi dengan Presiden tidak boleh dibocorkan ke publik. Sementara itu, Qodari menegaskan peran sekretaris sebagai penunjang operasional organisasi, dengan fokus mendukung ketua dan wakil ketua agar proses kerja berjalan lancar dan efisien.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya