Revitalisasi Sekolah di Bali Dorong Peningkatan Ekonomi dan Kualitas Pembelajaran
Program revitalisasi 401 sekolah di Bali pada 2025–2026 tidak hanya perbaiki infrastruktur, tapi juga tingkatkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan kenyamanan belajar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melaporkan bahwa realisasi revitalisasi satuan pendidikan di Provinsi Bali mencapai 401 sekolah dalam periode 2025 hingga 2026, dengan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya melibatkan 188 unit. Program ini dirancang sebagai bagian dari strategi nasional memperbaiki kualitas sarana pendidikan di seluruh wilayah, sekaligus memberi dampak ekonomi langsung terhadap masyarakat setempat melalui penyerapan tenaga kerja dalam proses pembangunan.
Dampak ekonomi ini tidak hanya terasa dalam sektor konstruksi, tetapi juga merambah ke sektor usaha kecil, seperti penyediaan bahan bangunan, transportasi, dan jasa makanan yang meningkat selama masa pelaksanaan proyek. Pemerintah menekankan bahwa revitalisasi bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan investasi berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan berkualitas.
Salah satu sekolah yang mengalami perubahan signifikan adalah SD Negeri 15 Dangin Puri. Guru di sekolah tersebut, Ni Gusti Ayu Trisna Dewi, mengungkapkan bahwa sebelum direvitalisasi, salah satu ruang kelas di lantai tiga pernah runtuh akibat kerusakan akibat cuaca ekstrem. Kejadian itu sempat mengancam keselamatan siswa dan menghambat aktivitas belajar. Setelah penyelesaian proyek, semua ruang kelas dan fasilitas sanitasi diperbaiki, menjadikan lingkungan sekolah lebih rapi, bersih, dan aman.
Kondisi baru ini berdampak positif terhadap motivasi siswa. Anak-anak kini lebih antusias dalam kegiatan belajar dan mulai aktif menghias kelas dengan hasil karya seni mereka sendiri. Trisna menyebut bahwa perubahan fisik sekolah secara langsung memengaruhi semangat belajar, karena lingkungan yang nyaman mendorong konsentrasi dan keberlangsungan proses pembelajaran yang efektif.
Pemerintah menegaskan bahwa tujuan utama revitalisasi bukan hanya memperbaiki gedung, tetapi juga menciptakan iklim pendidikan yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak ekonomi luas. Dengan peningkatan kualitas infrastruktur, diharapkan kinerja akademik siswa meningkat dan masyarakat lokal merasakan manfaat langsung dari program pemerintah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

ISF 2026 Tekankan Kolaborasi Global untuk Ekonomi Berkelanjutan
Forum keberlanjutan internasional 2026 di Jakarta akan fokus pada pertumbuhan rendah karbon dan ketahanan sistemik dengan melibatkan lebih dari 200 narasumber global.
2 Oktober 2026

Program Asuransi BMN Perluas Cakupan ke 20+ Kementerian
Program asuransi barang milik negara melalui pooling fund bencana akan melibatkan lebih dari 20 kementerian mulai 2027, dengan fokus pada perlindungan aset strategis dari risiko bencana.
2 Oktober 2026

Indonesia Perkuat Kemitraan Ekonomi dengan Jerman 2026
Tahun 2026 menjadi titik penting dalam hubungan Indonesia-Jerman melalui serangkaian pertemuan tingkat tinggi dan percepatan kerja sama di sektor industri, energi hijau, serta pengembangan SDM.
2 Oktober 2026

Liburan Rutin Setiap Dua Bulan Dorong Pemulihan Mental
Studi menyarankan liburan singkat setiap dua bulan untuk menjaga kesejahteraan mental dan mencegah penumpukan stres akibat tekanan pekerjaan.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lelang Batik Karya Desainer Dorong Permodalan UMKM Perempuan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

MA Setujui Permohonan Pemakzulan Bupati Gowa
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

Insentif SPPG Rp2.000 Harus Disertai Standar Mutu Ketat
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

Anggota DPR Puji Kinerja Basarnas dalam Operasi SAR KM Virgo
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri, Mulai Era Baru Kepemimpinan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kejagung Tegaskan Nanik Deyang Tak Terlibat dalam Kasus MBG
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA

Suara Hujan dan Ketenangan yang Dibentuk Otak
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.25 WITA

Tepung Olahan Berlebihan Picu Risiko Penyakit Kronis
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.23 WITA

