Kejagung Tegaskan Nanik Deyang Tak Terlibat dalam Kasus MBG
Kejaksaan Agung menyatakan belum ada bukti keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang dalam perkara korupsi MBG meski namanya muncul dalam sidang praperadilan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kejaksaan Agung secara tegas menegaskan bahwa belum ditemukan indikasi keterlibatan Nanik S Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional, dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek MBG. Pernyataan ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, yang menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti atau petunjuk yang mengarah pada keterlibatannya dalam perkara tersebut.
Meski nama Nanik sempat disebut dalam sidang praperadilan, hal itu tidak otomatis menunjukkan adanya keterkaitan hukum. Kejagung menekankan bahwa penyelidikan tetap berjalan secara objektif dan berbasis bukti, bukan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum tetap mengedepankan prinsip keadilan dan tidak memproses seseorang tanpa bukti yang cukup.
Penjelasan ini dikeluarkan untuk menanggapi spekulasi yang berkembang di publik terkait peran Nanik dalam kasus yang menyeret sejumlah pihak. Kejagung menegaskan bahwa setiap pihak yang disebut dalam perkara akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, tanpa terkecuali. Namun, sampai saat ini, tidak ada bukti yang menguatkan dugaan keterlibatannya.
Kejaksaan Agung tetap berkomitmen untuk menjaga integritas proses hukum, termasuk dalam kasus yang menarik perhatian publik. Pernyataan ini juga menjadi klarifikasi terhadap anggapan bahwa penyebutan nama dalam sidang praperadilan otomatis menunjukkan adanya kesalahan hukum. Semua proses tetap berjalan secara transparan dan berdasarkan mekanisme hukum yang telah ditetapkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri, Mulai Era Baru Kepemimpinan
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto secara resmi mengambil alih kepemimpinan Polri setelah menerima Panji Tribrata dari Kapolri sebelumnya di Mabes Polri, Jakarta, menandai awal kepemimpinan baru di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.
2 Oktober 2026

Rumah Jenderal Nasution Jadi Museum Sejarah G30S
Sebuah rumah di Jakarta Pusat yang pernah menjadi saksi peristiwa G30S kini menjadi museum bersejarah untuk mengenang perjuangan Jenderal Besar A.H. Nasution dan korban tragedi 1965.
2 Oktober 2026
Kekayaan Suyudi Ario Seto Capai Rp5,8 Miliar Setelah Dilantik Jadi Kapolri
Suyudi Ario Seto, Kapolri baru, melaporkan harta kekayaan senilai Rp5,847 miliar, termasuk mobil Mini Cooper hasil hibah tanpa akta dan dua properti di Jakarta Selatan.
2 Oktober 2026

Sarmuji Ungkap Kekayaan Saat Dilantik Jadi Menteri Perindustrian
Menteri Perindustrian terpilih Muhammad Sarmuji melaporkan total kekayaan Rp20,58 miliar dalam LHKPN, termasuk kapal laut bernilai hampir 5,6 miliar rupiah.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lelang Batik Karya Desainer Dorong Permodalan UMKM Perempuan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

MA Setujui Permohonan Pemakzulan Bupati Gowa
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

Insentif SPPG Rp2.000 Harus Disertai Standar Mutu Ketat
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.28 WITA

ISF 2026 Tekankan Kolaborasi Global untuk Ekonomi Berkelanjutan
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Anggota DPR Puji Kinerja Basarnas dalam Operasi SAR KM Virgo
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Program Asuransi BMN Perluas Cakupan ke 20+ Kementerian
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Indonesia Perkuat Kemitraan Ekonomi dengan Jerman 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.27 WITA

Revitalisasi Sekolah di Bali Dorong Peningkatan Ekonomi dan Kualitas Pembelajaran
Jumat, 2 Oktober 2026, 23.26 WITA

