Puan Minta Tambahan BBM dan Perbaikan Distribusi di Bali
Ketua DPR RI mendesak peningkatan pasokan dan perbaikan sistem distribusi BBM di Bali untuk atasi antrean panjang dan gangguan pelayanan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 149x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan perlunya penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali guna mengatasi kelangkaan yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Ia menyoroti kondisi yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, terutama di wilayah-wilayah strategis, dan menekankan pentingnya penanganan segera melalui perbaikan distribusi hingga titik pelayanan akhir.
Puan menekankan bahwa tambahan pasokan harus disertai dengan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan distribusi, mulai dari kedatangan kapal, pembongkaran, persediaan di terminal, hingga pengiriman ke penyalur. Ia menekankan bahwa setiap penambahan pasokan harus langsung terjemahkan menjadi distribusi yang efektif dan tepat sasaran agar masyarakat merasakan perbaikan nyata.
Dalam upaya memastikan ketersediaan BBM, Puan mendorong Pertamina melakukan pemetaan kebutuhan berdasarkan jenis BBM dan lokasi layanan. SPBU yang sering mengalami kekosongan harus menjadi prioritas dalam perencanaan pengiriman. Ia juga menekankan perlunya penetapan target pemulihan yang terukur dan transparan, serta pembagian tanggung jawab yang jelas antara pemerintah dan Pertamina.
Pemerintah diminta memastikan akses energi tetap terjaga untuk fasilitas kritikal seperti rumah sakit, angkutan umum, dan distribusi logistik pokok. Puan menegaskan bahwa Bali, sebagai pusat pariwisata dan ekonomi kreatif, memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kelangkaan BBM yang tidak segera ditangani berpotensi merusak aktivitas ekonomi lokal dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.
DPR melalui komisi terkait akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan BBM di Bali, termasuk peninjauan terhadap cadangan operasional dan alternatif rute pengiriman jika terjadi penundaan jadwal. Ia menegaskan bahwa sistem perlu dirancang agar gangguan pada satu tahapan tidak berdampak luas, sehingga pelayanan publik tetap terjaga meski terjadi hambatan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

