Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Puan Minta Tambahan BBM dan Perbaikan Distribusi di Bali

Ketua DPR RI mendesak peningkatan pasokan dan perbaikan sistem distribusi BBM di Bali untuk atasi antrean panjang dan gangguan pelayanan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 149x dibuka
Puan Minta Tambahan BBM dan Perbaikan Distribusi di Bali📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan perlunya penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali guna mengatasi kelangkaan yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Ia menyoroti kondisi yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, terutama di wilayah-wilayah strategis, dan menekankan pentingnya penanganan segera melalui perbaikan distribusi hingga titik pelayanan akhir.

Puan menekankan bahwa tambahan pasokan harus disertai dengan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan distribusi, mulai dari kedatangan kapal, pembongkaran, persediaan di terminal, hingga pengiriman ke penyalur. Ia menekankan bahwa setiap penambahan pasokan harus langsung terjemahkan menjadi distribusi yang efektif dan tepat sasaran agar masyarakat merasakan perbaikan nyata.

Dalam upaya memastikan ketersediaan BBM, Puan mendorong Pertamina melakukan pemetaan kebutuhan berdasarkan jenis BBM dan lokasi layanan. SPBU yang sering mengalami kekosongan harus menjadi prioritas dalam perencanaan pengiriman. Ia juga menekankan perlunya penetapan target pemulihan yang terukur dan transparan, serta pembagian tanggung jawab yang jelas antara pemerintah dan Pertamina.

Pemerintah diminta memastikan akses energi tetap terjaga untuk fasilitas kritikal seperti rumah sakit, angkutan umum, dan distribusi logistik pokok. Puan menegaskan bahwa Bali, sebagai pusat pariwisata dan ekonomi kreatif, memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kelangkaan BBM yang tidak segera ditangani berpotensi merusak aktivitas ekonomi lokal dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

DPR melalui komisi terkait akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan BBM di Bali, termasuk peninjauan terhadap cadangan operasional dan alternatif rute pengiriman jika terjadi penundaan jadwal. Ia menegaskan bahwa sistem perlu dirancang agar gangguan pada satu tahapan tidak berdampak luas, sehingga pelayanan publik tetap terjaga meski terjadi hambatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya