Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Putra Netanyahu Dievakuasi dari AS Akibat Ancaman Membunuh dari Iran

Yair Netanyahu dievakuasi dari Florida ke Israel karena ancaman serius dari Iran yang diklaim telah merencanakan pembunuhan terhadapnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Putra Netanyahu Dievakuasi dari AS Akibat Ancaman Membunuh dari Iran📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Putra perdana menteri Israel, Yair Netanyahu, telah dipindahkan secara mendadak dari Florida ke tanah airnya setelah pihak keamanan Israel mengidentifikasi ancaman nyata terhadap keselamatannya. Evakuasi dilakukan oleh dinas intelijen Shun Bet yang menilai situasi berisiko tinggi, terutama menyusul adanya informasi tentang rencana pembunuhan yang dikaitkan dengan Iran.

Pernyataan resmi dari Shun Bet mengonfirmasi bahwa keputusan untuk mengevakuasi Yair diputuskan setelah penilaian mendalam terhadap ancaman yang dianggap serius dan langsung mengancam keselamatan. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa langkah tersebut merupakan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk memastikan keamanan individu yang menjadi target potensial.

Laporan awal tentang ancaman tersebut pertama kali muncul dari media lokal AS, Newsmax, yang mengutip sumber dari penegak hukum Amerika Serikat. Menurut sumber tersebut, intelijen Israel telah mendeteksi rencana pembunuhan terhadap Yair Netanyahu sejak Desember, dengan agen Iran diduga telah melakukan pengintaian di wilayah Miami, termasuk mengamati lokasi tinggal dan pergerakan sang putra perdana menteri.

Yair, yang selama ini selalu dilindungi tim keamanan khusus dari Israel, dipindahkan tanpa membawa sejumlah barang pribadi dan langsung kembali ke Israel untuk memastikan keamanan penuh. Pekan sebelumnya, Benjamin Netanyahu dalam sebuah wawancara dengan Channel 14 mengungkapkan bahwa Iran telah melakukan upaya untuk membunuh salah satu putranya, meski ia tidak secara eksplisit menyebutkan apakah targetnya adalah Yair atau Avner. Ia menegaskan bahwa ancaman tersebut bukan sekadar spekulasi, melainkan realitas yang mengancam keluarga dan negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya