Raja Salman Tuding Houthi Milisi Teroris Usai Serangan ke Makkah
Raja Salman mengecam Houthi sebagai milisi teroris dan menyalahkan mereka atas serangan drone ke arah Makkah, memicu peringatan keamanan pertama dalam dekade terakhir.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.03 WITA·👁 6 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengutuk keras kelompok Houthi Yaman dalam rapat kabinet, menilai mereka sebagai kelompok teroris yang sengaja mengarahkan serangan ke kota suci Makkah. Pernyataan tegas ini disampaikan pada Selasa (22/9/2026), menandai intervensi langka dari pemimpin kerajaan yang biasanya menyerahkan urusan harian kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Raja menekankan bahwa tindakan Houthi dinilai sebagai "kejahatan keji" yang menyerang perasaan umat Islam global.
Insiden terbaru yang memicu kecaman adalah munculnya drone yang diluncurkan dari wilayah Yaman dan diduga mengarah ke Makkah. Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat drone tersebut, namun Houthi membantah tudingan tersebut dan menyebut laporan Saudi sebagai "kebohongan keji". Peristiwa ini memicu aktivasi peringatan keamanan di Makkah untuk pertama kalinya dalam hampir sepuluh tahun, mengingat kota tersebut merupakan lokasi Ka'bah, simbol utama keimanan umat Islam.
Raja Salman juga memberikan apresiasi kepada militer dan keamanan nasional atas upaya mereka menjaga kedaulatan dan keamanan tempat-tempat suci serta jamaah haji dan umrah. Ia menegaskan komitmen penuh negara untuk melindungi warga dan infrastruktur krusial dari segala bentuk agresi. Pernyataan ini disampaikan melalui laporan resmi dari Saudi Press Agency, yang mencatat eskalasi serangan drone dan rudal Houthi sebagai ancaman terbesar terhadap keamanan Saudi dalam beberapa tahun terakhir.
Serangan-serangan ini tidak hanya menargetkan Makkah, tetapi juga menjangkau kota-kota strategis seperti Riyadh dan fasilitas energi penting. Pada Sabtu, pertahanan udara Saudi berhasil menangkal rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman menuju ibu kota. Ledakan dari area penyimpanan bahan bakar di dekat Bandara Internasional King Khalid memicu kepulan asap hitam, menunjukkan potensi kerusakan besar. Ancaman ini juga mengkhawatirkan pasokan energi global, mengingat Houthi kini menguasai sepanjang garis pantai Laut Merah Yaman sebagai jalur alternatif ekspor minyak Saudi.
Di tengah ketegangan yang meningkat, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan telah menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Mecca, yang menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Perjanjian ini menjadi respons strategis terhadap dinamika konflik regional yang semakin kompleks, terutama menyusul eskalasi di kawasan Timur Tengah sejak awal tahun ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Malam Kelam di Rumah Sakit: Keganasan dan Pemulihan
Film Survive the Night tayang malam ini di Bioskop Trans TV dengan narasi tegang tentang dua perampok yang terjebak dalam permainan hidup dan mati di rumah seorang dokter.
25 September 2026

TGB Janji Awasi Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah
Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan komitmen mengawal penegakan hukum terkait dugaan kekerasan seksual oleh mantan pimpinan ponpes di Lombok Tengah, dengan menekankan pentingnya keadilan bagi korban.
25 September 2026

Iran Tuding AS-Israel Teroris di Sidang PBB
Presiden Iran menegaskan bahwa negaranya justru korban agresi, bukan pelaku terorisme, dalam pidato di sidang Majelis Umum PBB.
25 September 2026

Puspadaya Minta Penahanan Segera Terhadap Tersangka Pencabulan Anak
Puspadaya Perindo mendesak Polda Metro Jaya segera menahan tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak berinisial A, yang kini masih mengalami trauma psikologis.
25 September 2026
Berita Lainnya

Minat Investor Indonesia ke Saham AS Melesat
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Komisaris MEDC Lepas 3 Juta Saham, Kepemilikan Menyusut
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Menkomdigi Dorong Telin Jadi Jembatan Digital Indonesia Global
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

BRI Money Changer Hadir di Titik Strategis untuk Kemudahan Tukar Valas
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat Indonesia
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Danantara Dilibatkan Perkuat Pengelolaan Dana Pensiun BUMN
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Mendag Perkuat Komunikasi dengan Ritel Atasi Kelangkaan Beras Premium
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

CIMB Niaga Dapat Dua Penghargaan Global untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

