Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Malam Kelam di Rumah Sakit: Keganasan dan Pemulihan

Film Survive the Night tayang malam ini di Bioskop Trans TV dengan narasi tegang tentang dua perampok yang terjebak dalam permainan hidup dan mati di rumah seorang dokter.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 23.19 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Malam Kelam di Rumah Sakit: Keganasan dan Pemulihan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Malam 25 September 2026 menjadi ajang tayangan kembali film Survive the Night dalam program Bioskop Trans TV pukul 20.00 WIB. Cerita berpusat pada dua pelaku kejahatan, Jamie dan Matthias, yang gagal dalam aksi perampokan garasi dan terpaksa melarikan diri dengan kondisi terluka. Salah satu dari mereka, Matthias, mengalami luka tembak di kaki yang membutuhkan penanganan medis segera.

Kedua pelaku kemudian menyerbu rumah seorang dokter yang dikenal sebagai sosok tercela, memaksa dia untuk menangani luka tembak sang rekannya. Dokter tersebut, Rich, terpaksa menyerahkan diri bersama keluarganya sebagai sandera. Namun, kejadian mengerikan terjadi ketika ayah Rich, Frank—diperankan oleh Bruce Willis—menemukan bahwa istrinya telah tewas secara brutal.

Dalam keadaan terdesak, Frank memanfaatkan momen ketika Rich sedang melakukan operasi. Ia menyambar pisau bedah dan melukai Jamie, yang kemudian membalas dengan menyerang Frank menggunakan pisau dapur besar. Frank melarikan diri ke gelap malam, sementara Rich mengancam akan memotong arteri Matthias jika tidak patuh. Jamie pun menembak Rich di bahu, memaksa dokter muda itu menyerah.

Situasi memuncak ketika Frank kembali ke rumah yang telah ditinggalkan istrinya. Dari jendela, ia melihat putranya yang terluka dan terjatuh. Keduanya akhirnya bertemu di garasi, tempat Rich memberi instruksi medis untuk menangani luka tembak. Dalam keheningan malam, pilihan hidup dan mati terus bergulir antara mereka yang terluka, bersembunyi, dan mencari keadilan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya