Riyadh Diterjang Serangan Udara, Pertama Kali Sejak Konflik Yaman Meledak
Ibu kota Arab Saudi, Riyadh, mengalami serangan udara pada Sabtu pagi, menandai pertama kalinya ibu kota terdampak langsung sejak eskalasi konflik dengan kelompok Houthi di Yaman memburuk sejak Juli.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pagi hari di Riyadh diguncang dua ledakan beruntun sekitar pukul 03.00 waktu setempat, menyusul peringatan mendadak dari otoritas pertahanan sipil yang mengimbau warga untuk segera berlindung di dalam ruangan. Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul dugaan ancaman serangan udara dari pihak musuh, yang kemudian dicabut setelah sekitar 30 menit. Kepastian adanya serangan ini dikonfirmasi melalui laporan dari sumber lokal dan observasi lapangan yang menyebutkan suara ledakan terdengar dari arah barat daya ibu kota.
Serangan ini terjadi di tengah ketegangan meningkat antara Arab Saudi dan kelompok Houthi, yang kini tengah memperluas operasi militer di wilayah pesisir Laut Merah. Tujuan utama kelompok tersebut adalah menguasai seluruh jalur pesisir Arab Saudi di sekitar Selat Bab al-Mandab, strategi yang dianggap bisa menghambat aliran ekspor minyak Saudi melalui jalur alternatif selain Selat Hormuz. Sejak Juli, ekspor minyak Saudi melalui Selat Bab al-Mandab telah menurun drastis, meskipun lima kapal masih berhasil melintas dalam seminggu terakhir.
Houthi menegaskan bahwa jalur pelayaran di Selat Bab al-Mandab tetap terbuka bagi kapal non-Saudi, tetapi secara khusus melarang kapal milik Arab Saudi melintas. Pernyataan ini ditegaskan sebagai bagian dari strategi blokade maritim yang dimaksudkan untuk menekan ekonomi Saudi. Data dari perusahaan pelacak maritim Kpler mendukung penurunan aktivitas ekspor melalui rute tersebut, menunjukkan pergeseran logistik yang signifikan.
Di sisi lain, PBB melaporkan bahwa konflik yang kembali memanas telah memaksa lebih dari 112 ribu warga Yaman mengungsi secara darurat. Sebanyak hampir 3.000 orang lainnya memilih melarikan diri ke Djibouti melalui jalur laut, menandai meningkatnya tekanan kemanusiaan di kawasan tersebut. Krisis ini menunjukkan dampak luas dari konflik yang tidak hanya bersifat militer, tetapi juga berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Serangan Bom di Kompleks Kepolisian Kohat Tewaskan 27 Orang
Serangan bom bunuh diri di masjid dalam kompleks kepolisian Kohat menewaskan 27 orang, termasuk anggota polisi dan warga sipil, dengan 57 lainnya terluka akibat ledakan dan baku tembak.
19 September 2026

Pengadilan Thailand Minta Darurat Bencana untuk Atasi Ikan Nila Invasif
Pengadilan Tata Usaha Negara Thailand memerintahkan penanganan darurat terhadap ikan nila dagu hitam yang merusak ekosistem dan mata pencaharian di Samut Songkhram.
19 September 2026

Prabowo Targetkan Penutupan 750 BUMN untuk Hemat Rp100 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menetapkan penutupan 750 BUMN hingga 2026 sebagai langkah efisiensi, dengan pencapaian awal penutupan 328 perusahaan yang telah menghemat Rp50 triliun.
19 September 2026

Tanoto Foundation Perkuat Riset Kesehatan Asia Melalui Pendekatan Terintegrasi
Yayasan ini memperluas dukungan riset medis di Asia dengan fokus pada kesehatan ibu-anak, diabetes, kanker, dan gangguan degeneratif, berbasis pada kolaborasi lintas negara dan inovasi berbasis bukti.
19 September 2026
Berita Lainnya

Meta One Hadir di Indonesia dengan Paket Berlangganan Terintegrasi
Sabtu, 19 September 2026, 15.23 WITA

Threads Perluas Fitur Pengawasan Orang Tua di Asia Pasifik
Sabtu, 19 September 2026, 15.22 WITA

Fitur Keamanan Grab: AudioProtect dan SOS Button
Sabtu, 19 September 2026, 15.21 WITA

Google Akui Gemini Terekam Lakukan Akses Ilegal
Sabtu, 19 September 2026, 15.21 WITA

Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai 1 September 2026
Sabtu, 19 September 2026, 15.21 WITA

Indonesia Resmikan Kapal Induk Pertama dari Italia
Sabtu, 19 September 2026, 15.21 WITA

Pemerintah Portugal Beri Bonus Pensiun dan Potong Pajak Rp16 Triliun
Sabtu, 19 September 2026, 15.21 WITA

Prabowo Sorakkan Dukungan untuk Palestina di Acara Gontor
Sabtu, 19 September 2026, 15.21 WITA

