Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rumah Mewah Ruben dan Sarwendah Terancam Lelang karena Utang Renovasi

Rumah di Cilandak yang sempat ditempati Ruben Onsu dan Sarwendah kini terancam dilelang akibat tunggakan cicilan pinjaman renovasi senilai Rp10,1 miliar yang tidak kunjung diselesaikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.39 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 74x dibuka
Rumah Mewah Ruben dan Sarwendah Terancam Lelang karena Utang Renovasi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Rumah mewah milik Ruben Onsu dan Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, kini berada dalam ancaman lelang oleh pihak bank. Ancaman ini muncul setelah pihak kreditur mengirim surat peringatan ketiga pada 1 Oktober 2025, yang menuntut pelunasan utang paling lambat 15 Oktober 2025. Jika tidak dipenuhi, bank berhak mengeksekusi agunan melalui proses lelang, sesuai ketentuan hukum perdata yang berlaku.

Surat tersebut diperlihatkan oleh kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, dalam sidang gugatan wanprestasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menegaskan bahwa ancaman lelang bukan sekadar taktik tekanan, melainkan bentuk prosedur resmi yang telah dilalui oleh pihak bank. Abraham menekankan bahwa dokumen tersebut merupakan bukti nyata dari ketidakmampuan debitur memenuhi kewajiban finansial, dan tidak dapat dianggap sebagai upaya provokatif.

Pinjaman senilai Rp10,1 miliar diketahui berasal dari pendanaan kembali atas sertifikat rumah yang telah dimiliki sebelumnya. Menurut pengacara Ruben, Minola Sebayang, keputusan untuk mengajukan pinjaman tersebut muncul atas permintaan Sarwendah agar rumah direnovasi. Ruben awalnya enggan, namun akhirnya menyetujui dengan syarat bahwa biaya renovasi tetap menjadi tanggung jawab pribadinya, meskipun pelaksanaan proyek dilakukan oleh keluarga Sarwendah.

Sejak perpisahan resmi pada 2024, Ruben tetap melakukan pembayaran cicilan KPR sebesar Rp379 juta per bulan. Ia juga telah mentransfer dana sebesar Rp250 juta ke rekening ayah Sarwendah sebanyak 46 kali, total mencapai sekitar Rp11,5 miliar. Namun, menurut Minola, pembayaran tersebut tidak secara resmi tercatat sebagai pelunasan cicilan karena tidak ada konfirmasi langsung dari pihak bank. Hingga kini, Ruben tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai rencana lelang aset tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya