Rupiah Melemah di Awal Pekan Dipicu Tekanan Global
Rupiah melemah menjadi Rp17.903 per dolar AS pada awal perdagangan Senin, dipengaruhi kenaikan harga minyak, yield obligasi AS, dan indeks dolar AS yang meningkat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan Senin, bergerak melemah 21 poin atau 0,12 persen ke level Rp17.903 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya di Rp17.882. Pergerakan ini mencerminkan tekanan dari pasar keuangan global yang terus memengaruhi nilai tukar mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Penguatan indeks dolar AS hingga mencapai 101,9 menjadi salah satu faktor utama, menyusul eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve (The Fed). Di sisi lain, harga minyak dunia melonjak menembus level 102 dolar AS per barel, yang turut memperkuat tekanan terhadap rupiah. Sementara itu, yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik menjadi 5,26 persen, mencerminkan permintaan terhadap aset aman yang lebih tinggi.
Pasar juga memperhatikan rilis notulen pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang menunjukkan kemungkinan sikap hawkish, dengan proyeksi kenaikan suku bunga sebanyak 1–2 kali hingga akhir tahun ini. Hal ini memperkuat dolar AS dan memengaruhi kebijakan moneter global. Di dalam negeri, pelaku pasar tetap berada dalam posisi menunggu data terbaru dari Bank Indonesia mengenai indeks keyakinan konsumen, yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan dari angka 116,8 pada Agustus.
Analis menyebutkan bahwa meskipun ekonomi domestik masih menunjukkan ketahanan, sentimen pasar tetap rentan terhadap pergerakan eksternal. Perkiraan data September diperkirakan menunjukkan tren yang lebih landai, namun belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan dari pasar global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Bahari Laut Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Berkelanjutan
Festival Bahari Laut di Pulau Panggang menonjolkan kearifan lokal melalui tradisi sedekah laut sambil memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
5 Oktober 2026

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Puncak di Rp2,6 Juta Per Gram
Harga emas di Pegadaian pada Senin pagi menunjukkan kenaikan, dengan Antam menjadi yang tertinggi mencapai Rp2.619.000 per gram.
5 Oktober 2026

Samsat Keliling Beroperasi di 14 Titik Area Jadetabek
Polda Metro Jaya menyelenggarakan layanan Samsat Keliling di 14 lokasi wilayah Jadetabek untuk mempermudah wajib pajak membayar PKB secara langsung.
5 Oktober 2026

Selisih Harga Beli dan Jual Kembali Emas, Ini Alasannya
Perbedaan harga beli dan buyback emas disebabkan oleh mekanisme pasar, biaya operasional, perubahan harga dunia, dan potongan pajak yang berlaku saat transaksi.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jadwal Comeback Idola Kpop Oktober 2026 Diumumkan
Senin, 5 Oktober 2026, 12.27 WITA

Charlie Higson Tolak Jack Lowden Jadi Penerus James Bond
Senin, 5 Oktober 2026, 12.26 WITA

Tiket Final ASEAN Cup 2026 di Jakarta Ludes Terjual
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Charlotte Salawati, Tokoh Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Kopilot Serang Pilot dengan Kapak, Pesawat Flydubai Terjun 5.200 Meter
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Murid SD Pemalang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Kakak Kelas
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Influenza A Melonjak di Sulawesi Tenggara, Warga Keluhkan Gejala Berat
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

