Rupiah Terus Melemah ke Rp17.830 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah menguat melemah 0,56% menjadi Rp17.830 per dolar AS pada awal pekan, didorong tekanan eksternal dari konflik Timur Tengah dan kenaikan imbal hasil obligasi global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 17.35 WITA·👁 4 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada perdagangan awal pekan ini, mata uang rupiah kembali menunjukkan tekanan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat. Pada pukul 13.08 WIB, nilai tukar rupiah tercatat di level Rp17.830 per dolar AS, melemah 0,56% dibandingkan posisi sebelumnya. Pergerakan ini terjadi setelah rupiah dibuka pada level Rp17.780, menunjukkan tekanan jual yang konsisten sepanjang hari.
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan mata uang lokal. Serangan yang dilancarkan kelompok Houthi Yaman terhadap lokasi strategis di Riyadh, Arab Saudi, memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global. Di sisi lain, pergeseran retorika antara Iran dan AS juga turut menambah volatilitas di pasar keuangan internasional.
Di tengah kondisi tersebut, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,09% ke level 100,334, yang mencerminkan permintaan terhadap dolar sebagai aset pelindung. Kenaikan imbal hasil obligasi global juga memperkuat daya tarik dolar, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang seperti rupiah.
Meskipun harga minyak mentah AS turun 1,58% pada akhir pekan sebelumnya, perkembangan terkini di Timur Tengah berpotensi mengubah dinamika pasar energi dalam waktu dekat. Kombinasi faktor eksternal ini diperkirakan akan terus memengaruhi pergerakan rupiah dalam beberapa hari ke depan, terutama jika ketegangan regional tidak segera mereda.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Pembayaran cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih senilai Rp37 triliun ditunda karena belum menerima tagihan resmi dari Himbara dan kelengkapan administrasi belum selesai.
21 September 2026

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Saham BYAN turun 5,06% ke level Rp13.125 meski tiga anak usahanya resmi mendapat revisi RKAB 2026 dari Kementerian ESDM dengan tambahan kuota produksi 15–20 juta ton.
21 September 2026

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Bursa Efek Indonesia resmi menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku mulai 28 September 2026, untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar.
21 September 2026

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi menunjuk Romy Bareno, putra jurnalis Karni Ilyas, sebagai komisaris independen sejak 16 September 2026.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

