Rusia Siapkan Serangan Besar pada Infrastruktur Energi Ukraina
Moskow mengumumkan persiapan serangan skala besar terhadap fasilitas energi Ukraina sebagai balasan atas serangan berkelanjutan Kyiv terhadap infrastruktur strategis Rusia.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi sedang mempersiapkan operasi militer besar-besaran yang menyasar infrastruktur energi di Ukraina. Langkah ini disebut sebagai respons atas serangan berulang yang dilancarkan oleh pihak Ukraina terhadap fasilitas sipil dan kompleks minyak serta energi di wilayah Rusia. Pernyataan tersebut disampaikan melalui saluran Telegram, menegaskan komitmen Moskow untuk mempertahankan keamanan strategis negaranya.
Serangan sebelumnya pada musim dingin lalu telah menyebabkan kerusakan luas pada sistem listrik Ukraina, menyebabkan jutaan warga mengalami kondisi tanpa penerangan dan panas di tengah suhu ekstrem di bawah nol derajat Celsius. Kondisi itu menimbulkan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, dengan akses terbatas terhadap kebutuhan dasar seperti pemanas dan listrik.
Dalam beberapa bulan terakhir, kedua belah pihak semakin intensif menggunakan serangan jarak jauh, menargetkan berbagai fasilitas krusial seperti gudang, pabrik, pelabuhan, dan instalasi minyak. Pada hari Minggu, Rusia melaporkan telah menyerang sebuah pabrik di ibu kota Kyiv yang memproduksi asbes dan semen, dengan klaim bahwa gudangnya dimanfaatkan untuk menyimpan bahan peledak. Selain itu, pabrik pembuat drone dan amunisi juga menjadi sasaran.
Pada Sabtu sebelumnya, serangan terhadap gudang amunisi di pinggiran Kyiv mengakibatkan ledakan besar yang menewaskan setidaknya 38 orang. Di sisi lain, Ukraina melancarkan serangan drone terhadap kilang minyak di wilayah barat laut Rusia, menyebabkan kebakaran besar yang memaksa pihak berwenang menanggulangi kebakaran secara mendesak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

