Saham BYAN Anjlok 35,02%, Pasar Goyang Imbas Isu Akuisisi
Penurunan harga saham BYAN sebesar 35,02% mencatat kerugian pasar Rp374,17 triliun akibat spekulasi akuisisi yang dibantah oleh pihak terkait.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 22.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Senin (14/9/2026), merosot 9,11% ke level Rp11.225 per saham pada pukul 09.57 WIB. Penurunan ini turut memperkecil kapitalisasi pasar perseroan menjadi sekitar Rp374,17 triliun, menunjukkan penurunan nilai pasar sebesar 35,02% dibandingkan puncaknya pada 18 Agustus 2026. Saat itu, saham BYAN sempat mencapai Rp17.275 per saham, dengan nilai pasar mencapai Rp575,83 triliun, sehingga total kerugian pasar mencapai sekitar Rp201,66 triliun dalam rentang waktu tersebut.
Isu yang memicu volatilitas pasar berasal dari beredarnya informasi bahwa 62,2% saham BYAN akan diakuisisi oleh pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Informasi tersebut muncul ketika data kepemilikan saham per 31 Agustus 2026 menunjukkan Dato' Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low, menguasai 40,251% dan 22,002% saham masing-masing, total 62,253%, sangat dekat dengan angka yang beredar. Meski demikian, perusahaan membantah adanya rencana akuisisi.
Corporate Secretary BYAN, Jenny Quantero, menyatakan secara resmi bahwa perusahaan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan atau akuisisi saham. Ia menegaskan bahwa meskipun pemegang saham pengendali mempertimbangkan berbagai peluang untuk memaksimalkan investasi, tidak ada keputusan formal atau informasi material yang telah disampaikan kepada manajemen. Pernyataan ini disampaikan melalui keterbukaan informasi yang diajukan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 Agustus 2026.
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), emiten terafiliasi Haji Isam, juga angkat bicara. Dalam klarifikasi resmi kepada bursa, perusahaan menyatakan tidak memiliki rencana akuisisi saham BYAN. Penegasan ini berlaku untuk seluruh grup perseroan hingga tanggal pengajuan surat klarifikasi. JARR menegaskan bahwa hingga saat ini tidak menerima informasi, konfirmasi, atau fakta material apapun terkait rencana akuisisi atas BYAN, baik dari pemegang saham pengendali maupun pihak yang berkepentingan secara langsung.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh terhadap Suahasil Nazara yang resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan, menekankan pentingnya reformasi fiskal dan transparansi anggaran.
14 September 2026

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada 14 September 2026.
14 September 2026

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Kemenkeu resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa, 15 September 2026, di Gedung Juanda, Jakarta.
14 September 2026

RI Dorong Penguatan Transaksi Lokal di BRICS
Indonesia mendorong penguatan penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara dalam forum BRICS di Mumbai, 2026.
14 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


