Samsung Perkuat Daya Tahan HP Bekas dengan Update 7 Tahun
Samsung meluncurkan Galaxy S26 FE dengan jaminan pembaruan sistem dan keamanan hingga tujuh tahun, menanggapi tren konsumen yang beralih ke perangkat bekas akibat kenaikan harga baru.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.34 WITA·👁 10 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Samsung menghadirkan Galaxy S26 FE sebagai respons strategis terhadap tren pasar yang menunjukkan peningkatan permintaan terhadap smartphone bekas. Di tengah kenaikan harga perangkat baru, perusahaan menekankan keberlanjutan produk melalui dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun, termasuk pembaruan keamanan berkala. Langkah ini dirancang untuk memperpanjang umur pakai perangkat dan memenuhi kebutuhan konsumen yang mencari nilai jangka panjang dari investasi gadget.
Menurut pernyataan internal, update sistem selama tujuh tahun mencakup tidak hanya peningkatan fitur dan performa, tetapi juga pembaruan keamanan rutin yang dilakukan secara berkala. Dengan demikian, pengguna tetap terlindungi dari ancaman digital meski menggunakan perangkat dalam waktu lama. Fitur keamanan ini menjadi salah satu poin kunci dalam menarik konsumen yang peduli terhadap perlindungan data dan stabilitas perangkat.
Galaxy S26 FE mengusung teknologi terkini dari seri S26, termasuk fitur Galaxy AI seperti Super Steady untuk rekaman video stabil dan MyFancam dari Galaxy Z Fold 8 yang memudahkan pengambilan konten kreatif. Fitur lain seperti Now Brief, Now Nudge, dan Circle to Search dengan dukungan Google diperbarui untuk meningkatkan efisiensi penggunaan harian. Perangkat tersedia dalam tiga pilihan warna: Blueberry, Graphite, dan Pistachio, dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci.
Spesifikasi teknis menunjukkan dukungan chipset Exynos 2500, baterai 4.900mAh, dan sistem kamera belakang tiga lensa—utama 50MP, ultra-wide 12MP, telefoto 8MP—dilengkapi kamera depan 12MP. Smartphone ini dibanderol mulai dari Rp11,999 juta untuk varian 8GB/128GB. Data dari Omdia menunjukkan tren pengiriman panel layar ke pasar smartphone bekas yang meningkat, seiring melambatnya permintaan dari produsen baru akibat kenaikan harga memori, dengan proyeksi penurunan permintaan panel baru sebesar 12 persen pada 2026.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AI dan Transisi 20 Tahun yang Penuh Gejolak
Bill Gates memperingatkan potensi gejolak sosial dan ekonomi selama dua dekade ke depan akibat transformasi besar akibat kecerdasan buatan.
25 Oktober 2026

AI Prediksi Kelangsungan Hidup Pasien Kanker dari Foto Wajah
Teknologi kecerdasan buatan kini mampu memperkirakan peluang hidup pasien kanker hanya berdasarkan satu foto wajah, berkat pengembangan alat berbasis analisis wajah yang akurat dan konsisten.
25 Oktober 2026

Daniel Nadler, Pendiri 'ChatGPT Dokter' yang Kaya Raya dari Teknologi Kesehatan
Daniel Nadler, pendiri OpenEvidence, kini memiliki kekayaan mencapai Rp137,5 triliun berkat platform kecerdasan buatan yang membantu dokter dalam pengambilan keputusan klinis.
25 Oktober 2026

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

