Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Satelit Ungkap Dampak Banjir Bandang Nepal Setelah Gletser Runtuh

Gambar satelit terbaru menunjukkan kerusakan luas akibat banjir bandang di Sungai Trishuli, Nepal, yang menewaskan 586 orang dan membuat 2.400 orang hilang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Satelit Ungkap Dampak Banjir Bandang Nepal Setelah Gletser Runtuh📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Satelit telah mengamati perubahan signifikan pada wilayah Sungai Trishuli di Nepal setelah bencana banjir bandang yang dipicu longsor gletser di kawasan Himalaya. Gambar yang diambil sebelum dan sesudah kejadian mengungkapkan perubahan ekstrem pada aliran sungai dan penumpukan material di sepanjang lembah, menandakan dampak fisik yang mendalam terhadap lingkungan sekitar.

Bencana ini telah merenggut nyawa setidaknya 586 warga, sementara lebih dari 2.400 orang masih belum ditemukan. Kepala dinas bencana lokal menyatakan bahwa sekitar 90.000 penduduk terdampak secara langsung, dengan banyak rumah dan infrastruktur hancur akibat arus deras yang membawa batu, kayu, dan tanah dari lereng gunung.

Akses jalan menuju daerah terdampak terganggu parah akibat meluapnya danau yang terbentuk dari penumpukan air dan material longsor. Kendala ini menghambat distribusi bantuan logistik, termasuk makanan, air bersih, dan peralatan medis, sehingga upaya penanganan darurat terus menghadapi tantangan logistik yang tinggi.

Tim evakuasi dan relawan masih terus bergerak menyisir area rawan, sementara pemerintah setempat memperkirakan pemulihan total akan memakan waktu berbulan-bulan. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa perubahan iklim dan pencairan gletser yang mempercepat menjadi faktor utama munculnya bencana ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya