Serangan di Gereja Karak Tewaskan Sembilan Orang, Raja Yordania Tegaskan Tindakan Tegas
Serangan bersenjata di gereja Ortodoks Yunani di Desa Hammoud, Karak, menewaskan sembilan orang dan melukai 40 lainnya, memicu respons tegas dari Raja Abdullah II dan langkah penyelidikan menyeluruh.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Serangan teroris yang menargetkan sebuah gereja Ortodoks Yunani di Desa Hammoud, Provinsi Karak, pada Jumat (23/10), mengakibatkan tewasnya sembilan orang dan melukai 40 lainnya. Insiden terjadi saat para pelayat tengah menghadiri upacara pemakaman, memicu kericuhan dan kepanikan di dalam bangunan ibadah. Saksi mata menggambarkan suara tembakan yang menggema seperti perang, menggambarkan suasana yang kacau dan mengerikan, dengan banyak korban tergeletak di halaman gereja setelah pelaku melepaskan tembakan dari luar.
Raja Yordania, Abdullah II, langsung merespons insiden tersebut dengan memimpin rapat Dewan Keamanan Nasional dan menyatakan bahwa keamanan warga adalah batas tak terobati. Ia menegaskan bahwa setiap pelaku serangan akan dituntut secara hukum, menekankan bahwa tidak ada ruang bagi kelonggaran terhadap tindakan yang mengancam nyawa warga. Raja menegaskan bahwa serangan ini merupakan bentuk terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai keharmonisan dan kesopanan yang menjadi fondasi masyarakat Yordania.
Patriarkat Ortodoks Yunani Yerusalem menyatakan bahwa serangan tersebut tidak akan menggoyahkan kerukunan antarumat beragama. Justru, insiden ini diperkirakan akan memperkuat komitmen komunitas Kristen terhadap tanah mereka. Dalam pernyataannya, pihak gereja menolak upaya untuk menakut-nakuti umat Kristen dan menekankan bahwa tujuan penyerangan adalah memecah belah, tetapi justru akan menumbuhkan solidaritas.
Hingga hari Minggu (26/10), aparat keamanan masih melakukan operasi pengejaran terhadap pelaku. Pos pemeriksaan ditempatkan di jalur utama antara Karak dan ibu kota Amman, dengan pemeriksaan identitas terhadap kendaraan dan penumpang, khususnya laki-laki. Korban luka dirawat di Rumah Sakit Militer Pangeran Ali, sementara keluarga dan warga berkumpul di luar rumah sakit dalam suasana duka. Pemerintah juga menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari dengan bendera setengah tiang.
Perdana Menteri Yordania, Jaafar Hassan, menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan hasil dari ideologi ekstremis dan terorisme takfiri yang membutakan. Ia menegaskan bahwa negara akan menanggapi dengan kekuatan penuh, menghancurkan jaringan teroris dan mencegah penyebaran informasi palsu yang bisa memicu kepanikan. Seluruh upaya dilakukan untuk memastikan bahwa insiden ini tidak menjadi alat bagi provokasi atau perpecahan sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Copshop: Dua Musuh dalam Sel yang Harus Bersatu
Film aksi thriller Copshop tayang malam ini di Bioskop Trans TV, mengisahkan konflik antara pembunuh bayaran dan penipu yang terjebak bersama di penjara kota kecil.
25 Oktober 2026

Sopir Mobil Listrik BYD Jadi Tersangka Usai Tabrak Ojol di Jaksel
Sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) resmi ditetapkan tersangka atas kecelakaan yang menimpa ojek online di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan korban mengalami patah kaki kiri dan dirawat di RS Fatmawati.
25 Oktober 2026

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Ribuan warga Albania menggelar demonstrasi besar di Tirana, menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama menyusul lonjakan biaya hidup dan dugaan korupsi yang meresahkan.
25 Oktober 2026

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Polisi telah menetapkan 243 individu dan 14 korporasi sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan yang melanda berbagai wilayah di Indonesia.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

