Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

ShinyHunters Kuasai cl0p di Dark Web, Perseteruan Siber Terbuka

Kelompok peretas ShinyHunters mengklaim berhasil merebut kendali situs cl0p di dark web setelah mengeksploitasi kelemahan perangkat lunak, memicu konflik terbuka antar geng siber.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 21.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
ShinyHunters Kuasai cl0p di Dark Web, Perseteruan Siber Terbuka📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - ShinyHunters, kelompok kejahatan siber yang dikenal dengan aksi pencurian data massal, mengumumkan telah berhasil merebut infrastruktur situs dark web milik pesaingnya, cl0p, pada Jumat (18/9). Kemenangan ini disebut sebagai puncak dari perselisihan panjang yang sebelumnya hanya diketahui secara internal di dunia gelap. Peretasan dilakukan dengan memanfaatkan kerentanan dalam perangkat lunak yang digunakan cl0p, yang memungkinkan ShinyHunters mengakses dan mengendalikan sistem mereka secara penuh.

Situs cl0p yang semula aktif menjadi tidak dapat diakses sejak Minggu (20/9), dan sehari sebelumnya menampilkan pesan mengejutkan: “Domain Direbut Oleh ShinyHunters.” Klaim ini diperkuat oleh pernyataan dari ShinyHunters yang menyatakan, “Pada dasarnya kami sekarang memilikinya,” menunjukkan dominasi atas kompetitor mereka. Kejadian ini menjadi langka dalam dunia siber, di mana kelompok penjahat digital biasanya beroperasi secara terpisah tanpa konfrontasi terbuka.

Perseteruan bermula dari dugaan pencurian eksploitasi zero day pada sistem E-Business Suite (EBS) milik Oracle. ShinyHunters mengklaim telah menemukan kerentanan tersebut lebih dulu, tetapi cl0p diduga memanfaatkannya untuk menyerang lebih dari 100 perusahaan. Ketegangan memuncak ketika cl0p mengancam akan mengungkap identitas anggota ShinyHunters, yang kemudian dibalas dengan ancaman untuk membocorkan metode operasional internal cl0p.

cl0p dikenal sebagai salah satu kelompok paling inovatif dalam serangan siber, terutama dengan eksploitasi kerentanan MOVEit pada 2023 yang meretas data puluhan juta pengguna dari lebih dari 600 perusahaan. Pada bulan lalu, mereka mengklaim telah mencuri data dari hampir 50 perusahaan, termasuk Philips, Shell, Fiserv, dan GE Aerospace. ShinyHunters juga tak kalah agresif, dengan serangan ke Rockstar Games pada April, menyeret jutaan data bisnis, serta menyerang platform pembelajaran Canvas pada Mei yang mengganggu sistem pendidikan di AS.

Pada September ini, ShinyHunters kembali menjadi sorotan setelah percobaan peretasan terhadap AI Anthropic, yang berusaha memanfaatkan Claude AI untuk mempercepat serangan. Kejadian ini menegaskan bahwa persaingan antar kelompok siber kini tidak hanya soal keuntungan, tetapi juga keunggulan teknis dan strategi. Peristiwa ini menunjukkan bahwa bahkan di dunia gelap, konflik internal bisa menjadi alat pengungkapan dan kekuasaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya