Hannah Einbinder Soroti Genosida dalam Aksi Protes Netanyahu
Aktor Hacks, Hannah Einbinder, menegaskan fokus protesnya bukan pada kariernya, melainkan pada perang genosida yang dilancarkan Israel terhadap Palestina dan Lebanon Selatan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.40 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Hannah Einbinder, pemeran utama serial Hacks, mengungkapkan sikap tegasnya dalam aksi protes terhadap kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke New York. Ia bersama sekitar seratus demonstran, termasuk aktris Susan Sarandon dan Sarah Sherman, ditangkap oleh polisi setempat saat melakukan aksi di dekat kantor PBB. Penangkapan terjadi Kamis (24/9) waktu setempat, setelah massa menolak akses ke area strategis dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Stop Arming Israel" dan "End the Genocide."
Dalam postingan Instagram, Einbinder menekankan bahwa tujuan utama aksi bukan untuk menarik perhatian pada dirinya atau karyanya, melainkan menyuarakan kekejaman yang terus terjadi sehari-hari. Ia menyoroti serangan pemukim, penghancuran rumah warga, serta pengeboman terhadap penduduk yang sedang tidur, yang menurutnya hampir tidak mendapatkan perhatian media global. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari perang genosida yang terus berlangsung.
Einbinder juga mengkritik kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang, menurutnya, justru mendukung dan melindungi figur seperti Netanyahu yang disebutnya sebagai arsitek kekejaman. Ia menyatakan bahwa keberadaan Netanyahu bebas bergerak di kota-kota AS menjadi bukti kegagalan kedua partai politik besar dalam menegakkan keadilan internasional. Ia menekankan bahwa tontonan atau karya seni bukanlah inti dari perhatian publik, melainkan realitas kekerasan yang harus dihentikan.
Aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok Jewish Voice for Peace berlangsung di tengah sidang Majelis Umum PBB, di mana Netanyahu menyampaikan pidato yang penuh kritik terhadap negara-negara yang mendukung pengakuan Palestina, termasuk Inggris dan Prancis. Pada saat yang sama, puluhan diplomat dari berbagai negara melakukan walk out dari ruang sidang sebagai bentuk protes terhadap pidato tersebut. Penangkapan terhadap aktivis dan selebriti ini menegaskan intensitas perlawanan terhadap kebijakan Israel yang dianggap melanggar hukum humaniter.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

Akses Media Kembali Dibuka Usai Putusan Hakim
Gedung Putih mencabut larangan akses bagi CNN, MS NOW, dan Politico setelah hakim memutuskan pencabutan kredensial melanggar hak konstitusional.
25 September 2026

Presiden Filipina Beri Grasi kepada Terpidana Mati Mary Jane Veloso
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr resmi mengeluarkan grasi bagi Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus narkoba di Indonesia, yang kini telah kembali ke negaranya setelah hampir 15 tahun dipenjara.
25 September 2026

Gugatan Ijazah Gibran Di MK Jadi Ujian Kredibilitas Sistem Demokrasi
Sidang gugatan PHPU terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka menimbulkan pertanyaan kritis tentang transparansi dan akuntabilitas dalam proses verifikasi calon pemimpin nasional.
25 September 2026

KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Temukan Amplop Uang dari Pemohon
Penggeledahan KPK di BPN Mojokerto mengungkap istri tersangka suap di Kementerian ATR/BPN dan menemukan uang dari para pemohon layanan pertanahan.
25 September 2026
Berita Lainnya

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA



