Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Pendiri RAAM, Ram Jethmal Punjabi, tambahkan 918.300 saham melalui lima transaksi, tingkatkan kepemilikan hingga 68,83%.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemilik saham mayoritas PT. Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM), Ram Jethmal Punjabi, melakukan pembelian saham tambahan sebanyak 918.300 lembar dalam periode 23–24 September 2026. Transaksi dilakukan secara bertahap melalui lima kali penyerapan saham di pasar, dengan harga rata-rata berkisar antara Rp173 hingga Rp176 per lembar. Pembelian ini menjadi bagian dari strategi investasi jangka panjang yang dijalankan oleh pemegang saham utama perusahaan.
Dari total transaksi, pembelian terbesar dilakukan pada 23 September dengan 386.500 saham seharga Rp173 per lembar. Pada hari berikutnya, empat transaksi lainnya dilakukan secara berturut-turut dengan volume masing-masing 107.700, 267.200, 31.900, dan 125.000 lembar saham. Seluruh pembelian menghabiskan dana sebesar Rp159,85 juta, yang menunjukkan komitmen kuat terhadap stabilitas dan pertumbuhan perusahaan.
Dengan tambahan tersebut, kepemilikan saham Ram Jethmal Punjabi naik dari 4.688.967.382 menjadi 4.689.885.682 lembar, atau meningkatkan pangsa hak suara dari 68,81% menjadi 68,83%. Peningkatan ini memperkuat posisinya sebagai pihak pengendali perusahaan, yang secara resmi menyatakan tetap mempertahankan kendali atas RAAM dalam jangka waktu mendatang.
Tujuan utama dari transaksi ini adalah untuk memperkuat investasi jangka panjang dan menunjukkan kepercayaan terhadap arah bisnis perusahaan. Dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, tidak disebutkan adanya rencana perubahan struktur kepemilikan atau perubahan pengelolaan. Status pengendalian tetap berada di tangan Ram Jethmal Punjabi, yang menegaskan komitmennya terhadap stabilitas dan pertumbuhan perusahaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Rupiah ditutup menguat tipis ke Rp17.880 per dolar AS pada Jumat (25/9/2026), setelah sempat melemah di awal perdagangan.
25 September 2026

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Indeks Harga Saham Gabungan turun lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat, dipicu tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS dan sentimen global yang membebani pasar lokal.
25 September 2026

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0,82% ke level 6.247, dipengaruhi tekanan dari sektor pendidikan dan bank, serta lonjakan yield obligasi AS.
25 September 2026

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
OJK terbitkan POJK 9/2026 untuk wajibkan pelaporan insidental melalui sistem terintegrasi mulai 1 Oktober 2026.
25 September 2026
Berita Lainnya

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Komisaris Independen Pelindo Jasa Maritim Dicopot Setelah Lima Hari Menjabat
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Dana Pensiun Boleh Investasi Luar Negeri, Aturan Dibuat Ketat
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Livin' Merchant Dorong Digitalisasi UMKM di Daerah
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

BRImo Hadirkan Diskon & Hadiah Spesial di Pestapora Jakarta 2026
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Bantuan Rp1,7 Miliar Disalurkan untuk Pemulihan NTT
Jumat, 25 September 2026, 17.44 WITA

