Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Spanyol Raih Gelar Dunia Kedua Usai Tekuk Argentina

Timnas Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Argentina di final Stadion MetLife, melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Spanyol Raih Gelar Dunia Kedua Usai Tekuk Argentina
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Timnas Spanyol resmi mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah berhasil mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin dinihari, 20 Juli 2026. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan, setelah memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams. Kemenangan ini menjadi gelar juara dunia kedua bagi Spanyol, setelah terakhir kali meraihnya pada edisi 2010 di Afrika Selatan, mengakhiri rentetan 16 tahun tanpa gelar utama.

Pelatih Luis de la Fuente, yang kini berusia 65 tahun, menyampaikan perasaan bangga dan haru atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa kesuksesan ini bukan hasil instan, melainkan hasil dari pembinaan panjang dan komitmen bersama seluruh generasi pemain. "Kami telah membangun sebuah keluarga di dalam tim, di mana setiap individu tumbuh bersama visi bersama. Mereka adalah kebanggaan bagi Spanyol," ujar De la Fuente, menekankan pentingnya kerja sama dan karakter kolektif dalam meraih gelar tertinggi sepak bola dunia.

Dalam pertandingan final, Spanyol mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 66 persen dan melepaskan 20 tembakan, 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Argentina tak mampu melepaskan satu pun tembakan sepanjang laga. Meski unggul dalam penguasaan dan peluang, Spanyol harus menunggu hingga babak tambahan untuk mencetak gol, berkat penyelamatan gemilang kiper Argentina, Emiliano Martinez, yang berhasil menepis sejumlah peluang krusial.

Di kubu Argentina, pelatih Lionel Scaloni mengakui keunggulan Spanyol secara keseluruhan. "Mereka lebih baik, itu fakta," ujarnya. Ia menyampaikan rasa kecewa karena gagal mempertahankan gelar juara yang diraih pada Piala Dunia sebelumnya, namun tetap memuji perjuangan para pemain yang mampu menembus final. Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak kedua akibat kartu merah Enzo Fernandez, Scaloni menegaskan bahwa kekalahan tidak menghapus pencapaian luar biasa yang telah diraih tim selama turnamen.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya