Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Stok BBM Nasional Terjaga, Distribusi Jadi Fokus Utama

Menteri ESDM menegaskan stok BBM nasional aman hingga 18 hari, sementara antrean di beberapa daerah disebabkan gangguan distribusi yang tengah dipercepat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
Stok BBM Nasional Terjaga, Distribusi Jadi Fokus Utama📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Stok bahan bakar minyak (BBM) secara nasional dipastikan dalam kondisi aman, dengan cadangan mencapai rentang 16 hingga 18 hari. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers di kantornya di Jakarta. Ia menegaskan bahwa seluruh sistem pasokan tetap berjalan sesuai rencana, meski terjadi keluhan di beberapa wilayah terkait antrean panjang di SPBU.

Kendala yang muncul di wilayah Jawa Timur dan Bali dikaitkan dengan hambatan logistik, khususnya dalam distribusi melalui jalur laut. Bahlil menjelaskan bahwa permasalahan tersebut berasal dari keterbatasan kapal pengangkut yang menghubungkan pulau-pulau. Untuk menanggulangi hal ini, ia telah memerintahkan Pertamina untuk meningkatkan jumlah kapal guna mempercepat distribusi dan mencegah kekurangan pasokan di daerah terpencil.

Di tingkat regional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menegaskan ketersediaan BBM bersubsidi di wilayah Jember, Blitar, dan Malang tetap terjaga. Stok utama yang berasal dari Terminal Tanjung Wangi masih dalam posisi stabil dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Perusahaan juga memastikan bahwa penyaluran BBM tetap sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah pusat.

Antrean yang terjadi di beberapa SPBU, menurut Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Jatimbalinus, dipicu pergeseran konsumsi dari BBM non-subsidi ke produk bersubsidi seperti Pertalite. Perubahan perilaku masyarakat ini memerlukan penyesuaian rutin dalam perencanaan pengiriman. Pertamina terus memantau dinamika permintaan dan menyesuaikan distribusi secara berkala untuk menjaga ketersediaan di lapangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya