Suara yang Bikin Kucing Liar Menghindar, Cara Alami Tanpa Kekerasan
Beberapa suara tertentu mampu mengusir kucing liar secara alami tanpa menyakiti, namun penerapannya harus bijak dan sesuai konteks.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 09.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 84x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kucing liar memiliki pendengaran yang sangat peka terhadap perubahan suara, sehingga suara keras dan tiba-tiba dapat memicu respons menjauh. Dalam praktik pengusiran, beberapa jenis bunyi yang umumnya membuat kucing merasa tidak aman sering kali dimanfaatkan, seperti suara penyedot debu, petasan, atau suara mesin rumah tangga. Namun, penggunaan berulang dari suara-suara tersebut berisiko menimbulkan stres berkepanjangan pada hewan, bahkan mengganggu kesehatan pendengarannya.
Suara petir, meski alamiah, juga dapat membuat kucing merasa terancam, terutama saat disertai kilat dan angin kencang. Namun, karena sifatnya yang tak terduga dan tidak dapat dikendalikan, suara ini tidak bisa diandalkan sebagai metode pengusiran. Sementara suara desisan—yang biasanya digunakan kucing untuk menandakan ancaman—jika ditiru manusia, justru bisa memicu reaksi defensif, bukan menjauh.
Beberapa suara lain yang terbukti efektif secara sementara termasuk suara pintu dibanting, blender berputar, atau alat konstruksi seperti bor dan gergaji listrik. Meskipun mampu membuat kucing berlari atau bersembunyi, metode ini tidak menjamin keberhasilan jangka panjang dan berpotensi menimbulkan kecemasan berlebihan. Bahkan suara sirene ambulans atau polisi, meski memiliki nada tinggi yang mengganggu, tidak direkomendasikan karena tidak ramah terhadap lingkungan dan tetangga.
Pendekatan yang lebih berkelanjutan dan manusiawi adalah memperbaiki lingkungan sekitar rumah. Menutup tempat sampah, menghindari menyisakan makanan, serta memasang penghalang fisik seperti pagar rendah atau perangkat sensor gerak yang menyemprot air dengan tekanan rendah, lebih efektif dan tidak membahayakan hewan. Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kesejahteraan hewan.
Pengusiran kucing liar sebaiknya tidak dilakukan dengan cara yang menimbulkan trauma. Fokus harus pada pencegahan dan perubahan lingkungan, bukan hanya mengandalkan suara menakutkan. Dengan pendekatan yang bijak, manusia dapat hidup berdampingan dengan kucing liar tanpa menyakiti atau mengganggu kesejahteraan mereka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

