Swasta Dominan, Kekayaan Alam Belum Untuk Rakyat
Anggota DPR menyatakan pengelolaan sumber daya alam belum sesuai amanat konstitusi karena dominasi swasta dan minimnya kontribusi nyata terhadap negara.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pengelolaan sumber daya alam di Indonesia dinilai belum merealisasikan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa kekayaan alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Anggota Komisi XII DPR RI menyoroti dominasi pihak swasta dalam sektor pertambangan, yang menurutnya mengurangi peran strategis negara dalam pengelolaan sumber daya nasional. Kondisi ini menurutnya menunjukkan bahwa tujuan awal pembentukan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) belum tercapai secara optimal.
Ia menegaskan bahwa MIND ID seharusnya menjadi pilar transformasi dari eksploitasi mentah menjadi industri berbasis nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan penerimaan negara. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kontribusi dari holding tersebut belum signifikan dalam bentuk pajak, royalti, dividen, maupun penciptaan lapangan kerja yang luas. Hal ini menandakan adanya kesenjangan antara visi kebijakan dan realisasi implementasi di lapangan.
Dalam rapat dengar pendapat, anggota parlemen menyatakan kekecewaan terhadap tren yang menunjukkan bahwa sektor swasta justru lebih banyak menikmati keuntungan dari sumber daya alam yang seharusnya menjadi milik rakyat. Ia menilai bahwa peran negara dalam pengelolaan sumber daya alam masih lemah dibandingkan dengan dominasi korporasi swasta, sehingga mengancam terwujudnya tujuan konstitusional. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa kekayaan alam harus dikuasai negara dan digunakan secara adil untuk kesejahteraan bersama.
Untuk memperbaiki situasi, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh entitas industri pertambangan, disertai penguatan pengawasan dan kebijakan yang mendukung optimalisasi peran negara. Ia menekankan pentingnya memangkas keterlibatan swasta secara bertahap, terutama jika kontribusi mereka terhadap negara masih minim. Negara, menurutnya, memiliki modal dan kewenangan yang cukup untuk mengelola sumber daya alam secara mandiri demi kesejahteraan rakyat.
Tujuan akhir dari pengelolaan sumber daya alam tetap harus berpijak pada amanat konstitusi: menjamin kemakmuran rakyat melalui penguasaan negara atas kekayaan alam, transformasi industri, dan distribusi manfaat yang merata. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap MIND ID tetap akan diberikan, namun dengan harapan bahwa kebijakan yang ada benar-benar mewujudkan visi tersebut, bukan sekadar formalitas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MIND ID Minta Perlindungan Hukum dari DPR
Direktur Utama MIND ID meminta dukungan DPR untuk melindungi perusahaan dan subholding melalui regulasi undang-undang guna mendukung hilirisasi dan tata kelola pertambangan nasional.
15 September 2026

KM Virgo Dinyatakan Layak Meski Tenggelam di Laut Jawa
Kemenhub dan BKI menegaskan KM Virgo Transport memenuhi standar kelayakan dan keselamatan sebelum kecelakaan di Laut Jawa yang menewaskan enam orang dan menimbulkan 129 korban hilang.
15 September 2026
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan
Pemerintah telah menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama untuk tahun 2027, mengatur jadwal libur secara nasional.
15 September 2026

Temuan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Pemerintah Ungkap Skandal Rp89 Triliun
Pemerintah mengungkap dugaan penipuan beras fortifikasi yang tidak sesuai label dan standar, dengan harga jual mencapai Rp57 ribu per kg meski biaya fortifikasi hanya Rp1 ribu per kg.
15 September 2026
Berita Lainnya

Chery Perkenalkan Robot Keamanan dan Perawat di IFA 2026
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

BYD Siap Uji Coba Mobil Baterai Solid-State Tahun Depan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

iPhone, Mac, dan Apple Watch Terintegrasi untuk Produktivitas Maksimal
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

MacBook Unggul di Efisiensi, Integrasi, dan Keamanan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

Menghidupkan Kenangan 80-an Lewat AI dalam Satu Perintah
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Harga iPhone di Indonesia: Bukan Hanya Soal Pajak
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Trump dan Huang Dorong Percepatan AI Tanpa Regulasi Berlebihan
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

Purbaya Serahkan Jabatan, Air Baltic Ajukan Kebangkrutan
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA


