Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Swiss-Belhotel Kendari Perkuat Loyalitas Pelanggan dengan Program SBC Loyalty

Program SBC Loyalty hadirkan manfaat eksklusif bagi tamu tetap, termasuk diskon menginap hingga 25% dan akses ke promo kuliner spesial.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Swiss-Belhotel Kendari meluncurkan program loyalitas bernama SBC Loyalty untuk mempererat hubungan dengan pelanggan setia. Program ini dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap tamu yang sering menginap atau berkunjung ke fasilitas hotel dan restoran milik grup tersebut. Dengan bergabung, pelanggan bisa menikmati berbagai manfaat eksklusif yang meningkatkan nilai pengalaman menginap dan bersantap.

Salah satu keunggulan utama program ini adalah diskon menginap hingga 25% bagi anggota aktif. Selain itu, pelanggan juga mendapatkan akses prioritas ke promo kuliner khusus di restoran dalam kompleks hotel. Program ini juga menyertakan poin reward yang bisa dikumpulkan dari setiap transaksi, kemudian ditukarkan dengan layanan gratis seperti sarapan, upgrade kamar, atau diskon pada penginapan berikutnya.

Kehadiran SBC Loyalty didorong oleh strategi digitalisasi layanan pelanggan yang lebih personal dan berkelanjutan. Manajemen hotel menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan tamu, terutama di tengah persaingan industri perhotelan yang semakin ketat. Dengan sistem loyalitas yang terintegrasi, Swiss-Belhotel Kendari berharap dapat meningkatkan tingkat kunjungan ulang dan loyalitas merek.

Program ini terbuka untuk umum dan dapat diakses melalui aplikasi resmi atau langsung di lokasi hotel. Proses pendaftaran mudah, hanya memerlukan data pribadi dasar dan konfirmasi email. Manajemen menegaskan bahwa program ini tidak hanya menawarkan keuntungan finansial, tetapi juga menciptakan pengalaman layanan yang lebih intim dan personal bagi pelanggan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya