Target Kemiskinan Jateng Turun Jadi 8,7% pada Akhir 2026
Pemprov Jateng menetapkan target penurunan angka kemiskinan menjadi 8,70 persen hingga akhir 2026 melalui program perbaikan rumah tidak layak huni dan sinergi dengan Baznas.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 15.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan target penurunan angka kemiskinan menjadi 8,70 persen pada akhir tahun ini, sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Target tersebut disampaikan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam acara pembekalan dan penyaluran bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) oleh Baznas Provinsi Jawa Tengah Tahap III Tahun 2026, yang berlangsung di kompleks kantor gubernur. Ia menegaskan bahwa pencapaian angka tersebut menjadi prioritas, meskipun pada Maret 2026 tingkat kemiskinan masih berada di angka 9,21 persen berdasarkan data BPS.
Upaya penurunan kemiskinan, menurut Taj Yasin, tidak terlepas dari penanganan backlog perumahan yang masih cukup tinggi. Hingga semester kedua 2026, jumlah kekurangan hunian layak di Jawa Tengah mencapai sekitar 990.000 unit, mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1,3 juta unit. Pemerintah daerah berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, lembaga zakat, dan sektor swasta untuk mempercepat perbaikan RTLH, sebagai bentuk penanganan langsung terhadap ketimpangan akses hunian layak.
Baznas Provinsi Jawa Tengah melalui Tahap III 2026 menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk 112 unit rumah dengan anggaran sebesar Rp2,011 miliar. Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang yang telah berlangsung sejak 2019, dengan total bantuan RTLH mencapai 3.855 unit dan nilai keseluruhan mencapai Rp49,174 miliar. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, dengan jumlah dan nilai yang meningkat dari tahun ke tahun, menunjukkan peningkatan efektivitas dan cakupan program.
Ketua Baznas Jawa Tengah, Ahmad Darodji, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan dampak sosial dan psikologis positif bagi keluarga penerima manfaat. Salah satu penerima, Badaruddin dari Kabupaten Wonosobo, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan, berharap renovasi dapat segera terealisasi agar keluarganya dapat tinggal dalam rumah yang lebih aman dan layak. Ia menilai bantuan tersebut sebagai berkah yang akan membawa kebaikan bagi generasi mendatang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Banjir Bandang Solok Tewaskan Satu Orang, 36 Warga Mengungsi
Banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, menewaskan satu orang, melukai lima orang, merusak 40 rumah, dan mengganggu operasional pemerintahan daerah.
23 September 2026
Delegasi Israel Mundur Saat Erdogan Soroti Kebijakan PBB
Delegasi Israel keluar dari sidang Majelis Umum PBB saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan kritik tajam terhadap peran PBB dalam konflik Palestina, Lebanon, dan Sudan.
23 September 2026

Trump Ucapan Terima Kasih ke Indonesia di PBB
Presiden AS Donald Trump menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas komitmen pengiriman 8.000 personel untuk misi perdamaian di Gaza dalam sidang Majelis Umum PBB.
23 September 2026
Media AS Boyot Liputan Langsung Acara Trump
Jaringan televisi besar AS memutuskan memboikot siaran langsung peresmian helipad Gedung Putih karena larangan akses oleh Trump terhadap tiga media utama.
23 September 2026
Berita Lainnya

Jonatan Gagal Bawa Indonesia Unggul di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Rabu, 23 September 2026, 15.45 WITA

James dan Verdonk Resmi Bergabung, Timnas Indonesia Siap Hadapi ASEAN Cup 2026
Rabu, 23 September 2026, 15.45 WITA

Indonesia ke Semifinal Sepak Takraw Asian Games Usai Tundukkan Korea 3-0
Rabu, 23 September 2026, 15.45 WITA
Macron Tegaskan Kekerasan di Gaza dan Tepi Barat Picu Krisis Kemanusiaan
Rabu, 23 September 2026, 15.43 WITA

Ruben Onsu Dinyatakan Bebas dari Tuntutan Hukum Investasi
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

Kayak Analytics Dorong Modernisasi Jaringan Listrik Indonesia dengan AI
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

Jenazah Kru Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

Jenazah ABK Korban Kapal Jurnalis Dibawa ke Banten
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

