Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dedi Mulyadi Tegaskan Fokus Jadi Gubernur, Tolak Isu Duet dengan Gibran

Gubernur Jawa Barat menolak isu kemitraan dengan Gibran Rakabuming Raka untuk Pilpres 2029, menegaskan belum ada rencana politik jangka panjang dan tetap fokus menyelesaikan tugas di daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 15.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Dedi Mulyadi Tegaskan Fokus Jadi Gubernur, Tolak Isu Duet dengan Gibran📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara tegas membantah kabar yang menyebutnya akan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pilpres 2029. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada arah atau agenda politik yang mengarah ke ajang pemilihan presiden mendatang. Menurutnya, prioritas utamanya saat ini adalah menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah dengan optimal.

Dedi menekankan bahwa momentum saat ini lebih baik digunakan untuk memastikan kinerja pemerintahan di Jawa Barat berjalan efektif. Ia menyatakan bahwa pemikirannya belum sampai pada pertimbangan politik jangka panjang, apalagi terlibat dalam simulasi koalisi yang belum ada konfirmasi resmi. "Kita sedang berfokus bagaimana menjadi gubernur yang berhasil, bukan memikirkan hal lain," ujarnya dalam sesi wawancara di Gedung Pakuan, Bandung.

Tingginya elektabilitas Dedi dalam sejumlah survei nasional menjadi pemicu spekulasi publik. Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Juli 2026 menunjukkan bahwa dalam simulasi semi-terbuka, elektabilitasnya mencapai 35 persen, unggul dari tokoh-tokoh besar seperti Prabowo Subianto (14,5 persen), Anies Baswedan (8,2 persen), dan Gibran Rakabuming Raka (7,7 persen). Sementara itu, survei Median yang dilakukan pada periode 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 mencatat elektabilitas Dedi sebesar 20,6 persen dalam simulasi semi-terbuka dan 19,8 persen dalam simulasi terbuka.

Meski demikian, Dedi menolak terjebak dalam narasi politik jangka panjang. Ia menegaskan bahwa tidak ada manuver strategis yang sedang dipersiapkan, baik secara terbuka maupun tertutup. Ia bahkan bercanda bahwa ia belum memikirkan soal hubungan romantis ke depan, sekalipun itu lebih dekat daripada membahas Pilpres 2029. Dengan nada santai, ia menekankan kembali komitmennya untuk tetap menjaga fokus pada tugas kini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya