Target Rp400 T Kredit Rakyat untuk Petani dan Nelayan 2027
Pemerintah menetapkan target penyaluran kredit rakyat sebesar Rp400 triliun pada 2027 untuk tingkatkan pendapatan dan daya beli petani serta nelayan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 42x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah mematok penyaluran kredit rakyat mencapai Rp400 triliun pada tahun 2027 sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi rakyat. Langkah ini diambil untuk memperkuat basis produksi sektor pertanian dan perikanan, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat secara nyata. Penyaluran kredit tersebut akan difokuskan kepada petani dan nelayan sebagai kelompok produktif yang berperan penting dalam ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Penetapan target tersebut disampaikan oleh Presiden RI dalam pertemuan di ibu kota, yang menekankan pentingnya akses pembiayaan yang terjangkau bagi pelaku usaha mikro dan kecil di sektor pertanian. Peningkatan alokasi kredit diharapkan mampu mendorong produktivitas, memperluas akses pasar, serta menekan ketergantungan pada impor bahan pangan.
Dengan kredit yang lebih besar dan lebih mudah diakses, diharapkan pelaku usaha di pedesaan dapat memperbaiki infrastruktur produksi, membeli peralatan modern, dan mengelola hasil panen secara lebih efisien. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian pangan dan mengurangi disparitas ekonomi antarwilayah.
Program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, di mana pertumbuhan ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat bawah. Penyelarasan kebijakan antarlembaga juga dipastikan akan dilakukan agar penyaluran kredit berjalan efektif dan transparan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

