Teknologi CGM Perkuat Pengelolaan Diabetes Secara Komprehensif
Pemantauan gula darah kontinu melalui CGM memungkinkan dokter dan pasien melihat pola perubahan glukosa serta time in range untuk penyesuaian terapi yang lebih akurat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.45 WITA·👁 8 orang membaca· 8 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemantauan kadar gula darah bagi penderita diabetes kini mengalami transformasi signifikan berkat kemajuan teknologi pemantauan glukosa berkelanjutan. Berbeda dengan metode tradisional yang hanya menangkap satu titik waktu, sistem continuous glucose monitoring (CGM) mampu menyediakan data dinamis sepanjang hari, memberikan gambaran yang lebih utuh tentang fluktuasi glukosa dalam tubuh. Informasi ini menjadi kunci dalam menilai efektivitas diet, aktivitas fisik, dan dosis obat yang dikonsumsi.
Salah satu indikator kunci yang muncul dari hasil pemantauan kontinu adalah time in range (TIR), yaitu persentase waktu saat kadar glukosa berada dalam rentang target yang telah ditetapkan. Dengan memanfaatkan data TIR, dokter dapat mengidentifikasi pola perubahan yang tidak terlihat dari pemeriksaan tunggal, seperti lonjakan gula setelah makan atau penurunan saat beristirahat. Data ini menjadi dasar bagi penyesuaian strategi pengelolaan diabetes secara individual dan berkelanjutan.
Peluncuran LinX Continuous Glucose Monitoring System di Indonesia, hasil kolaborasi antara PT Etana Biotechnologies Indonesia dan MicroTech Medical, menjadi langkah strategis dalam memperluas akses teknologi modern. Acara peluncuran yang digelar di Jakarta dihadiri oleh perwakilan PERKENI, akademisi, serta tenaga medis spesialis endokrinologi. Mereka menekankan pentingnya integrasi teknologi dengan bukti ilmiah, keamanan, dan kebutuhan pasien, bukan sekadar inovasi semata.
Presiden Direktur Etana, Nathan Tirtana, menegaskan bahwa tantangan utama bukan hanya menciptakan inovasi, tetapi juga memastikan ketersediaan dan akses yang merata bagi pasien di berbagai wilayah. Ia menekankan perlunya dukungan layanan, edukasi, dan pelatihan klinis untuk memastikan penggunaan CGM berjalan optimal. Sementara itu, Frank Zhao dari MicroTech Medical menyatakan Indonesia menjadi fokus strategis di Asia Tenggara, dengan rencana pengembangan program akademik dan edukasi pasien yang berkelanjutan.
Dengan semakin banyaknya pilihan teknologi pemantauan, harapan besar terbuka bagi peningkatan kualitas hidup penderita diabetes. Namun, penggunaan perangkat tetap harus dilakukan dengan pendampingan profesional, karena data dari CGM bukan pengganti diagnosis atau keputusan klinis, melainkan alat bantu yang perlu diinterpretasikan secara holistik dalam konteks kesehatan pasien secara keseluruhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Fitur berbagi lokasi di Google Maps memungkinkan pengguna memantau posisi orang lain secara real-time tanpa batas waktu, sekaligus menampilkan perkiraan kedatangan dan kondisi baterai perangkat.
11 September 2026

InterSystems Fokus Bangun Fondasi Digital Kesehatan di Era AI
Forum Asia READY 2026 di Bangkok menekankan pentingnya interoperabilitas dan data terpercaya sebagai dasar penerapan AI dalam layanan kesehatan yang efisien dan terintegrasi.
11 September 2026

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Tawarkan Performa dan Kecerdasan Buatan Terkini
Apple meluncurkan iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan peningkatan kamera, baterai, dan dukungan kecerdasan buatan di berbagai pasar global mulai 18 September 2026.
11 September 2026

Xiaomi Pad 9 Pro Max Resmi Meluncur dengan Spesifikasi Premium
Tablet flagship terbaru dari Xiaomi dilengkapi layar 13,3 inci, baterai 12.000 mAh, dan pengisian cepat 120W untuk menunjang produktivitas dan hiburan.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


