Asing Jual Bersih Rp429 Miliar, IHSG Terkoreksi 1,49%
Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp428,96 miliar pada sesi pertama perdagangan Jumat, turunkan IHSG ke level 6.490,91, dengan BBCA jadi saham paling banyak dilepas.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perdagangan pasar modal Indonesia pada sesi pertama Jumat (11/9/2026) menunjukkan tekanan signifikan setelah investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp428,96 miliar. Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan nilai beli asing mencapai Rp2,33 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp2,76 triliun, menggerus Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,49% atau 98,43 poin ke posisi 6.490,91. Kondisi ini mencerminkan sentimen negatif yang mendominasi pasar hingga tengah hari.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 545 lembar saham mengalami pelemahan, sementara hanya 141 saham yang menguat dan 277 saham bergerak datar. Tekanan terbesar berasal dari emiten perbankan dan sektor energi. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan nilai jual bersih terbesar oleh investor asing, mencapai Rp311,71 miliar. Diikuti oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan net sell Rp99,73 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp50,63 miliar.
Di sisi lain, sejumlah emiten justru menjadi target akumulasi asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan nilai net buy mencapai Rp142,46 miliar. Selain BBRI, investor asing juga membeli saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp37,78 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp34 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp29,08 miliar, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan nilai Rp24,87 miliar.
Aksi beli asing pada sejumlah emiten sektor primer dan infrastruktur menunjukkan adanya pergeseran strategi, meski secara keseluruhan pasar tetap terkoreksi. Pergerakan ini menggambarkan ketidakpastian yang masih menghiasi dinamika pasar, terutama dengan dominasi aksi jual asing pada saham-saham kapital besar. Pergerakan selanjutnya akan sangat tergantung pada respons pasar terhadap isu makroekonomi dan data ekonomi yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


