Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tempe Bacem Nikmat Tanpa Air Kelapa, Praktis untuk Dapur Rumah

Resep tempe bacem tanpa air kelapa memudahkan penyajian dengan bahan sederhana dan proses cepat, hasilnya tetap gurih dan meresap.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Tempe Bacem Nikmat Tanpa Air Kelapa, Praktis untuk Dapur Rumah📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tempe bacem yang biasanya menggunakan air kelapa kini bisa dibuat tanpa bahan tersebut, tanpa mengorbankan rasa khas. Dengan mengganti air kelapa menggunakan air biasa, proses memasak tetap menghasilkan tempe yang meresap bumbu dan memiliki tekstur yang lembut namun gurih. Bahan utama yang dibutuhkan hanya satu papan tempe seberat sekitar 350 gram, yang kemudian dimasak bersama campuran kecap manis, gula merah, air asam jawa, dan berbagai rempah.

Proses pembuatan dimulai dengan menumis bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, dan ketumbar hingga harum. Setelah itu, daun salam dan lengkuas yang digeprek ditambahkan untuk memperkaya aroma. Air sebanyak 300 mililiter kemudian dituangkan, diikuti kecap manis, gula merah, garam, kaldu bubuk, lada, dan air asam jawa. Campuran ini dimasak hingga gula larut dan bumbu merata sebelum tempe dimasukkan.

Tempe yang telah diiris sesuai selera dimasukkan ke dalam campuran bumbu dan direbus dengan api sedang hingga air menyusut. Proses ini memastikan bumbu meresap sempurna ke dalam setiap bagian tempe. Setelah matang, tempe bisa langsung disajikan sebagai lauk, atau dipilih untuk digoreng sebentar agar permukaannya lebih kering dan gurih, tetapi harus diawasi agar tidak cepat gosong karena kandungan gula dan kecap.

Resep ini juga fleksibel, bisa disesuaikan dengan bahan alternatif seperti tahu atau dimasak dalam daun pisang untuk nuansa berbeda. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan proses yang sederhana, tempe bacem tanpa air kelapa menjadi pilihan praktis bagi keluarga yang ingin menikmati makanan khas dengan cara yang lebih terjangkau dan tidak bergantung pada bahan langka.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya