Indonesia Siap Jadi Pusat Data Berbasis Energi Bersih
Pemerintah dorong investasi data center dengan potensi energi melimpah, termasuk PLTA Mamberamo dan Kayan, serta komitmen transisi ke energi hijau hingga 2060.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia membuka peluang besar bagi investor global untuk membangun pusat data dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan yang melimpah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan bahwa keberadaan potensi pembangkit listrik tenaga air di Papua, khususnya Sungai Mamberamo dengan kapasitas hingga 23 gigawatt, serta Sungai Kayan di Kalimantan sekitar 12 gigawatt, menjadi daya tarik utama. Kedua wilayah ini menawarkan ketersediaan energi stabil dan ramah lingkungan, sangat sesuai dengan kebutuhan data center yang intensif dalam konsumsi listrik.
Dalam forum internasional Electricity Connect 2026 di BSD, pejabat pemerintah menekankan bahwa krisis energi di sejumlah negara, terutama terkait kebutuhan energi baru terbarukan, menciptakan kesempatan strategis bagi Indonesia. “Banyak negara kini menghadapi tekanan pasokan energi, terutama untuk mendukung industri digital. Di sini, Indonesia punya keunggulan—ketersediaan energi bersih dalam skala besar,” ujar sang menteri, menyeru para investor untuk tidak ragu memilih Indonesia sebagai lokasi pembangunan fasilitas digital.
Keragaman sumber energi nasional, termasuk tenaga surya, panas bumi, angin, dan hidro, turut memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi berkelanjutan. Dengan lebih dari 17 ribu pulau, wilayah Indonesia memungkinkan penyebaran infrastruktur data center secara merata dan efisien. Pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan energi bersih menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan industri digital berkelanjutan.
Komitmen pemerintah untuk mencapai emisi nol bersih pada periode 2050–2060 ditegaskan melalui berbagai program konkret. Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt, di mana 70 persen berasal dari energi baru terbarukan. Selain itu, program PLTS 100 GW yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun menjadi bukti nyata dari langkah nyata dalam transformasi energi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Cregger Buka Peluang Sekuel Resident Evil Usai Sukses Box Office
Sutradara Zach Cregger menyatakan terbukanya kemungkinan sekuel Resident Evil 2026 meski awalnya menargetkan film sebagai karya tunggal, didorong antusiasme publik dan hasil komersial mengesankan.
23 September 2026

Hayden Panettiere Meninggal Dunia Akibat Overdosis Fentanyl
Aktris Hayden Panettiere ditemukan meninggal dunia di apartemen Greenville, South Carolina, pada 16 Agustus 2026, dengan penyebab kematian akibat efek toksik fentanyl dan zat lainnya.
23 September 2026

Krisis Produksi Hollywood Dalam Sejarah, Pekerja Terdampak Parah
Tahun 2026 menjadi masa paling suram dalam sejarah produksi film Hollywood, dengan penurunan aktivitas syuting hingga 50 persen dan ratusan ribu pekerja terancam kehilangan pekerjaan akibat krisis beruntun dan transformasi teknologi.
23 September 2026

Meong! Raih Penghargaan Internasional dari Festival Film Muda
Film pendek Meong! karya mahasiswa ITB sukses meraih penghargaan utama di ajang internasional NextScene Kids & Youth Film Festival 2026.
23 September 2026
Berita Lainnya

Orang yang Suka Kopi Pahit Tanpa Gula Punya Karakter Khas
Rabu, 23 September 2026, 12.17 WITA

Waspada Modus Pemalsuan SIM, Pemohon Wajib Hadir Langsung
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Penjualan Otomotif Melonjak, Menkeu Soroti Resiliensi Ekonomi Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Modus Penipuan Pembuatan SIM Tanpa Kehadiran
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Balpres Ilegal Masih Menyusup Lewat Jalur Rawan
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Pemerintah Tanggung Pajak Magang, Uang Saku Lulusan Tetap Penuh
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

