Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tepung Singkong Jadi Solusi Inovatif Atasi Karhutla

BRIN kembangkan formulasi retardan berbasis tepung singkong yang efektif menekan laju api di kebakaran hutan dan lahan melalui mekanisme pendinginan, retensi air, dan penghalang karbon.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tepung Singkong Jadi Solusi Inovatif Atasi Karhutla📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi baru untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan tepung singkong sebagai bahan dasar formulasi retardan. Teknologi ini berbentuk campuran pati singkong termodifikasi dengan senyawa fosfat, bernama CASSA-P atau Singkong-APP, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pemadaman dengan memperkuat daya serap air dan memperpanjang durasi perlindungan pada vegetasi. Hasil ini muncul sebagai respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendukung eksplorasi bahan lokal sebagai alternatif pemadaman.

Peneliti Kimia Molekuler BRIN, Julinton, menjelaskan bahwa struktur molekuler pati singkong yang kaya akan gugus hidroksil memungkinkan modifikasi untuk meningkatkan viskositas, adhesi, dan retensi cairan pada permukaan tanaman. Ketika digunakan, campuran ini membentuk lapisan karbon padat (char) saat terpapar panas, yang berfungsi sebagai penghalang fisik terhadap perpindahan panas dan oksigen ke bahan bakar. Mekanisme ini bekerja secara sinergis melalui pendinginan, peningkatan pembasahan, serta perubahan jalur dekomposisi termal vegetasi, sehingga memperlambat penyebaran api.

Teknologi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan metode pemadaman konvensional, tetapi sebagai pendukung strategis dalam respons awal, perlindungan area kritis, dan pengendalian spot fire. Pengaplikasiannya bisa dilakukan melalui penyemprotan dari udara maupun darat, dengan mencampurkan konsentrat ke dalam tangki air sebelum penyemprotan. Parameter formulasi, seperti viskositas, stabilitas penyimpanan, dan distribusi droplet, terus dioptimalkan agar tidak menyebabkan penyumbatan pada peralatan pemadam.

Meski berbasis bahan alam terbarukan, keberlanjutan lingkungan tetap menjadi fokus utama penelitian. BRIN menekankan perlunya validasi menyeluruh terhadap dampak lingkungan, termasuk biodegradabilitas, toksisitas terhadap tanaman dan organisme air, serta kandungan residu fosfat dan nitrogen setelah penggunaan. Uji coba lapangan dan laboratorium akan dilakukan secara terukur untuk memastikan bahwa formulasi akhir aman dan ramah lingkungan sebelum diterapkan secara luas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Nasional

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak

Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.

14 September 2026

Berita Lainnya