Tepung Singkong Jadi Solusi Inovatif Atasi Karhutla
BRIN kembangkan formulasi retardan berbasis tepung singkong yang efektif menekan laju api di kebakaran hutan dan lahan melalui mekanisme pendinginan, retensi air, dan penghalang karbon.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi baru untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan tepung singkong sebagai bahan dasar formulasi retardan. Teknologi ini berbentuk campuran pati singkong termodifikasi dengan senyawa fosfat, bernama CASSA-P atau Singkong-APP, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pemadaman dengan memperkuat daya serap air dan memperpanjang durasi perlindungan pada vegetasi. Hasil ini muncul sebagai respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendukung eksplorasi bahan lokal sebagai alternatif pemadaman.
Peneliti Kimia Molekuler BRIN, Julinton, menjelaskan bahwa struktur molekuler pati singkong yang kaya akan gugus hidroksil memungkinkan modifikasi untuk meningkatkan viskositas, adhesi, dan retensi cairan pada permukaan tanaman. Ketika digunakan, campuran ini membentuk lapisan karbon padat (char) saat terpapar panas, yang berfungsi sebagai penghalang fisik terhadap perpindahan panas dan oksigen ke bahan bakar. Mekanisme ini bekerja secara sinergis melalui pendinginan, peningkatan pembasahan, serta perubahan jalur dekomposisi termal vegetasi, sehingga memperlambat penyebaran api.
Teknologi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan metode pemadaman konvensional, tetapi sebagai pendukung strategis dalam respons awal, perlindungan area kritis, dan pengendalian spot fire. Pengaplikasiannya bisa dilakukan melalui penyemprotan dari udara maupun darat, dengan mencampurkan konsentrat ke dalam tangki air sebelum penyemprotan. Parameter formulasi, seperti viskositas, stabilitas penyimpanan, dan distribusi droplet, terus dioptimalkan agar tidak menyebabkan penyumbatan pada peralatan pemadam.
Meski berbasis bahan alam terbarukan, keberlanjutan lingkungan tetap menjadi fokus utama penelitian. BRIN menekankan perlunya validasi menyeluruh terhadap dampak lingkungan, termasuk biodegradabilitas, toksisitas terhadap tanaman dan organisme air, serta kandungan residu fosfat dan nitrogen setelah penggunaan. Uji coba lapangan dan laboratorium akan dilakukan secara terukur untuk memastikan bahwa formulasi akhir aman dan ramah lingkungan sebelum diterapkan secara luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Smartphone Redmi Note 17 Pro Max resmi akan diluncurkan di Indonesia pada 16 September dengan baterai 10.000mAh dan fitur tahan air serta benturan ekstrem.
14 September 2026

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.
14 September 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


