Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Thug dan Masa Lalu yang Tak Terhapus

Seorang mantan petinju tua berjuang menghadapi ingatan yang memudar, sambil mencoba memperbaiki hubungan keluarga dan menanggung beban dosa masa lalu dalam film Absolution.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.25 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 8x dibuka
Thug dan Masa Lalu yang Tak Terhapus📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Liam Neeson memerankan Thug, seorang lelaki lanjut usia yang dulu aktif di dunia tinju dan kini bekerja sebagai eksekutor bagi kelompok kejahatan bawah tanah. Ia berada di bawah komando Charlie Conner, pemimpin geng yang digantikan secara tak langsung oleh putranya, Kyle, seorang pemula yang masih belajar di dunia kriminal. Tugas Thug adalah membimbing Kyle dalam setiap operasi, termasuk mengangkut barang rahasia tanpa mengetahui rincian atau tujuan akhirnya.

Namun, di tengah tugasnya, Thug mulai mengalami gejala kehilangan memori yang mengkhawatirkan. Ia diketahui menderita CTE—cidera otak traumatis—dengan prognosis yang menakutkan: demensia total dalam dua tahun ke depan. Rasa putus asa memuncak hingga ia berencana bunuh diri, namun gagal saat melihat seorang anak kecil menatapnya dengan tatapan penuh kepolosan. Keputusan itu mengubah arah hidupnya: ia memilih bertahan dan memperbaiki kehidupan yang telah rusak.

Dalam perjalanannya, Thug bertemu seorang perempuan misterius yang hanya dikenal sebagai Woman, yang menjadi pendamping dan teman sejati dalam isolasi emosionalnya. Ia juga berupaya mendekatkan diri pada putrinya, Daisy, yang kini menjadi ibu tunggal bagi dua anaknya. Namun, Daisy menolak kehadirannya, menilai ayah dan kakeknya telah meninggalkan keluarga saat paling butuh. Rasa bersalah dan keinginan untuk memperbaiki hubungan terus menghantui Thug, meski ia tahu jalan itu penuh tantangan.

Tugas baru muncul ketika ia dan Kyle diminta membawa perempuan-perempuan asal Spanyol ke tempat prostitusi ilegal. Salah satu korban sempat berteriak minta tolong, namun Thug tak bisa menolong karena terjebak dalam sistem kekerasan. Mimpi tentang ayah dan kakeknya muncul, menegaskan bahwa dosa masa lalu akan menghantui mereka semua. Dalam perjalanan itu, Thug berusaha menemukan makna hidup yang baru—bukan sebagai penjahat, melainkan sebagai manusia yang berusaha menebus.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya