Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tiga Aparatur Daerah Tewas dalam Insiden Penembakan di Sulawesi Tenggara

Tiga pegawai pemerintah kabupaten tewas akibat penembakan oleh pihak tak dikenal di wilayah Sulawesi Tenggara, menimbulkan kegaduhan dan memicu peningkatan pengamanan di lingkungan pemerintahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.20 WITA·👁 5 orang membaca· 5 hari ini · 9x dibuka
Tiga Aparatur Daerah Tewas dalam Insiden Penembakan di Sulawesi Tenggara📷 Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Insiden tragis terjadi di salah satu wilayah kabupaten di Sulawesi Tenggara, ketika tiga aparatur sipil negara (ASN) tewas akibat ditembak oleh kelompok tidak dikenal. Kejadian tersebut terjadi pada pagi hari di sebuah lokasi yang belum diungkap secara rinci, namun dikonfirmasi terjadi di luar kantor pemerintahan. Korban merupakan pegawai yang sedang menjalankan tugas operasional di lapangan, dan tiba-tiba menjadi sasaran serangan brutal tanpa peringatan.

Penyidik setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, sementara tim forensik diterjunkan untuk mengidentifikasi korban dan mengumpulkan bukti-bukti fisik. Dari hasil awal, ditemukan bekas peluru dan jejak kendaraan yang diduga digunakan pelaku. Kepolisian setempat menyatakan telah memperkuat patroli di area strategis dan menutup akses menuju lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.

Kepala Dinas Pemkab setempat menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut, menekankan bahwa para pegawai yang gugur sedang menjalankan tugas publik demi kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa insiden ini tidak akan dibiarkan begitu saja, dan pihak berwajib akan melakukan pengejaran hingga pelaku dapat diidentifikasi dan ditangkap.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebar informasi yang belum terverifikasi. Selain itu, langkah antisipasi terhadap potensi ancaman serupa sedang dipersiapkan, termasuk peningkatan koordinasi dengan keamanan nasional dan penyusunan rencana perlindungan khusus bagi pegawai pemerintah yang bekerja di wilayah rawan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya