Timor Leste Sementara Hentikan Sekolah Akibat Kabut Asap
Pemerintah Timor Leste menghentikan sementara pembelajaran tatap muka selama tiga hari karena kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan yang memburuk di perbatasan dengan Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 108x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Timor Leste mengambil langkah darurat dengan menunda kegiatan belajar mengajar secara tatap muka selama tiga hari, dimulai dari Kamis (15/10), menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap dari kebakaran hutan di wilayah perbatasan dengan Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ancaman kesehatan akibat paparan asap menjadi alasan utama kebijakan tersebut, terutama bagi kalangan rentan seperti anak-anak dan tenaga pendidik.
Kondisi udara yang tercemar telah menyebabkan peningkatan kasus gangguan pernapasan, batuk, dan flu di kalangan pelajar serta staf sekolah. Beberapa sekolah telah melaporkan siswa yang mengalami gejala pernapasan setelah mengikuti aktivitas di luar ruangan, memperkuat kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kesehatan anak-anak. Upaya pencegahan ini diambil sebagai bentuk proteksi terhadap kesehatan masyarakat secara luas.
Krisis lingkungan yang melanda kawasan ini diperparah oleh fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau ekstrem, menjadi yang paling buruk dalam 11 tahun terakhir. Kondisi kering ini mempercepat penyebaran api dari titik-titik kebakaran yang terus muncul di kawasan perbatasan, membuat upaya pemadaman menjadi sangat sulit. Keterbatasan akses dan sumber daya di wilayah terpencil turut menghambat respons cepat.
Langkah penutupan sementara sekolah merupakan bagian dari respons menyeluruh terhadap krisis lingkungan yang melanda wilayah tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan dan kesehatan warga, terutama anak-anak yang paling rentan terhadap dampak asap. Kebijakan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menangani bencana asap yang bersifat transboundary.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

