Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tiran Group Serap 7.000 Tenaga Lokal di Sultra

PT Tiran Group menegaskan komitmen menyerap tenaga kerja lokal di Sulawesi Tenggara, dengan hampir 2.000 karyawan di Konawe Utara berasal dari daerah setempat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tiran Group Serap 7.000 Tenaga Lokal di Sultra📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan yang beroperasi di berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, peternakan, pabrik gula, dan distribusi telah memprioritaskan tenaga kerja asal Sulawesi Tenggara dalam struktur karyawannya. Dalam kurun waktu tertentu, jumlah tenaga kerja lokal yang telah terlibat dalam berbagai unit usaha mencapai sekitar 7.000 orang. Seluruh aktivitas perekrutan dilakukan tanpa melibatkan tenaga kerja asing, menunjukkan kebijakan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat setempat.

Pada unit operasional di Konawe Utara, PT Tiran Indonesia telah menyerap hampir 2.000 karyawan, di mana lebih dari 80 persen di antaranya merupakan warga asli Sultra. Posisi yang diisi oleh tenaga lokal tidak terbatas pada tugas administratif, melainkan mencakup peran teknis dan operasional kritis seperti pengemudi, mekanik, dan operator mesin. Keberadaan tenaga lokal dalam peran tersebut menunjukkan bahwa peluang kerja yang tersedia tidak hanya terbatas pada pekerjaan umum, tetapi juga mencakup bidang yang membutuhkan keterampilan khusus.

Diversifikasi lini usaha Tiran Group turut menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas di wilayah operasional. Kegiatan perusahaan menggerakkan sektor pendukung seperti transportasi, perawatan alat berat, logistik, dan layanan operasional lainnya. Hal ini menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal yang lebih inklusif, di mana peluang usaha tidak hanya terbatas pada perusahaan induk, tetapi juga menjangkau pelaku usaha mikro dan menengah di sekitar lokasi operasi.

Untuk menunjang kualitas tenaga kerja, Tiran Group pernah menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Kendari, termasuk Universitas Halu Oleo, STIKES Mandala Waluya, dan Universitas Sulawesi Tenggara. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan kapasitas SDM lokal melalui program magang, pelatihan, dan kolaborasi riset. Upaya ini bertujuan menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, sehingga mendorong integrasi antara pendidikan dan dunia kerja.

Meskipun data jumlah tenaga kerja disampaikan oleh perusahaan, belum ada verifikasi independen yang menyertakan angka tersebut. Namun, bagi masyarakat Sultra, kehadiran Tiran Group diharapkan menjadi pemicu peningkatan keterampilan, akses lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya