Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pencarian Pria Hilang di Hutan Konawe Diperluas dengan Drone Thermal

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Nasarudin, pria 52 tahun yang hilang saat mencari ikan di rawa Konawe, dengan bantuan drone thermal dan pendekatan terpadu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pencarian Pria Hilang di Hutan Konawe Diperluas dengan Drone Thermal📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Seorang warga berusia 52 tahun, Nasarudin, dilaporkan hilang sejak Senin sore, 14 September 2026, setelah meninggalkan rumah di Desa Sambeani untuk mencari ikan di area rawa dekat Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe. Ia tidak kunjung kembali meski sudah melebihi waktu yang direncanakan, memicu kekhawatiran keluarga dan kerabat yang kemudian melaporkan kehilangannya ke instansi terkait.

Laporan diterima oleh pusat komunikasi pencarian dan pertolongan pada malam harinya, sekitar pukul 23.45 WITA, dan segera ditindaklanjuti dengan pengiriman tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari. Perjalanan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 90 kilometer memakan waktu hingga tim tiba di tempat kejadian sekitar pukul 02.04 WITA pada Selasa dini hari.

Operasi pencarian dilanjutkan pada pagi hari dengan pembagian tim ke dalam dua kelompok yang menyisir area berbeda. Tim pertama fokus pada sisi kanan dengan cakupan sekitar 800 meter x 750 meter menggunakan metode ESAR, sementara tim kedua menyisir sisi kiri seluas 800 meter x 650 meter. Pemantauan udara dilakukan secara intensif menggunakan drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh korban di tengah medan yang sulit dijangkau.

Kondisi cuaca di lokasi saat pencarian berlangsung tercatat cerah dengan angin sekitar 7 km/jam dari arah timur laut, mendukung operasi pencarian. Dalam prosesnya, sejumlah elemen terlibat, termasuk BPBD Konawe, Damkar, polsek, aparat desa, masyarakat, dan keluarga korban. Alat pendukung seperti rescue car, motor trail, peralatan medis, komunikasi, serta perlengkapan keselamatan telah disiagakan.

Hingga laporan terakhir, hasil pencarian belum menemukan jejak Nasarudin. Tim SAR tetap berkomitmen mengevaluasi perkembangan dan memperluas area pencarian sesuai data lapangan. Informasi terbaru akan disampaikan secara berkala oleh pihak berwenang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya