Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Transaksi Jumbo Rp1,12 Triliun Warnai Perdagangan BYAN

Saham BYAN mencatatkan transaksi crossing senilai Rp1,12 triliun di pasar negosiasi, mendominasi hampir 80% total nilai transaksi nego di BEI pada sesi I hari ini.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
Transaksi Jumbo Rp1,12 Triliun Warnai Perdagangan BYAN📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdagangan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada sesi pertama hari ini, Rabu (14/10/2026), menunjukkan aktivitas signifikan melalui transaksi crossing yang mencapai Rp1,12 triliun. Transaksi tersebut terjadi pada harga Rp11.200 per saham, dengan volume sekitar 100 juta saham atau setara 1 juta lot, menjadi peristiwa paling mencolok di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini.

Pasar negosiasi secara keseluruhan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp1,43 triliun hingga penutupan sesi I, sehingga transaksi BYAN menyumbang hampir 78% dari total aktivitas tersebut. Ini bukan kali pertama saham emiten batu bara milik Low Tuck Kwong ini mengalami crossing pada level harga yang sama. Kemarin, Selasa (13/10/2026), tercatat transaksi nego senilai Rp5,6 miliar dengan harga yang identik, Rp11.200 per saham, melalui broker PT Maybank Sekuritas Indonesia yang muncul di kedua sisi perdagangan.

Harga crossing hari ini sedikit lebih rendah dibanding penutupan kemarin yang berada di Rp11.250 per saham, turun 0,44%, dan juga lebih rendah sekitar 1,75% dibanding harga pasar reguler. Di pasar reguler, BYAN menguat 1,33% atau naik 150 poin ke level Rp11.400 per saham, dibuka di Rp11.325, menyentuh level tertinggi Rp11.500 dan terendah Rp11.075. Namun, volume perdagangan reguler tergolong rendah, hanya 3.270 lot dengan nilai Rp3,7 miliar, jauh kalah dibanding nilai transaksi crossing.

Kondisi antrean menunjukkan tekanan jual yang lebih dominan, dengan total order jual di 10 level teratas mencapai 6.144 lot, melampaui antrean beli yang sebanyak 3.935 lot. Di sisi lain, indeks utama mengalami penguatan, dengan IHSG naik 0,82% ke level 5.974,29, didukung kenaikan indeks LQ45, IDX80, IDX30, dan IDXHIDIV20. Nilai transaksi pasar reguler dan nego secara total mencapai Rp6,10 triliun pada sesi I.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya