Truk Bawa Garam Tabrak Separator Transjakarta, Pemprov Imbau Patuhi Aturan Lalu Lintas
Kecelakaan tunggal truk bermuatan garam yang menabrak separator jalur busway di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, memicu imbauan keras dari pemerintah daerah agar seluruh pengendara kendaraan besar taat aturan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.38 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Sebuah truk ringan bernomor polisi E 9524 QA yang membawa muatan garam mengalami kecelakaan tunggal di Jalan MT Haryono arah barat, depan SPBU Shell Kramat Jati, Jakarta Timur, pada pukul 04.00 WIB. Kecelakaan terjadi saat kendaraan yang bergerak dari timur menuju barat mengalami kendala hingga menabrak beton separator jalur Transjakarta dan tersangkut di lokasi. Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut, namun kerusakan signifikan terjadi pada bagian depan truk, termasuk bemper dan roda depan yang terlepas.
Penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan out of control yang masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil awal laporan, pengemudi truk, Dodo Rivaldo, tidak mengalami cedera dan tidak ditemukan adanya pelanggaran berat yang disengaja. Namun, insiden ini kembali menyoroti praktik pengendaraan kendaraan besar yang sering kali melanggar jalur dan memicu risiko kecelakaan serta gangguan arus lalu lintas.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan keprihatinan terhadap tren kecelakaan yang melibatkan truk dan kendaraan berukuran besar, terutama di kawasan strategis seperti jalan arteri dan jalur busway. Gubernur menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, termasuk penggunaan jalur yang sesuai, pengendalian kecepatan, dan perhatian terhadap fasilitas umum seperti separator dan JPO. Ia menekankan bahwa keselamatan bersama menjadi prioritas utama dalam pengelolaan transportasi perkotaan.
Dengan insiden ini, pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pengemudi truk dan kendaraan berat, untuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berkendara, menjaga jarak aman, serta tidak mengabaikan rambu-rambu dan pembatas jalan. Upaya pencegahan kecelakaan harus dilakukan secara kolektif, baik dari sisi pengendara, pengelola jalan, maupun penegak hukum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
24 Oktober 2026

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

