Unpas Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual Dosen
Universitas Pasundan membentuk tim investigasi lintas unsur untuk menyelidiki dugaan kekerasan seksual oleh dosen terhadap mahasiswa, dengan fokus pada tindakan verbal dan fisik yang dilaporkan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 21.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Universitas Pasundan (Unpas) Bandung secara resmi membentuk tim investigasi multidisiplin untuk menyelidiki dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dosen terhadap mahasiswa. Tim ini terdiri dari perwakilan dari berbagai elemen sivitas akademika, dengan tujuan memastikan proses penyelidikan berjalan transparan, objektif, dan berbasis bukti. Wakil Rektor I Unpas, Dr Cartono, menegaskan bahwa kasus ini dipandang sebagai isu krusial yang harus ditangani secara serius demi menjaga integritas dan keamanan lingkungan akademik.
Menurut Cartono, hingga saat ini telah teridentifikasi dua dosen yang menjadi fokus penyelidikan, namun jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan bertambah seiring perkembangan hasil pemeriksaan. Ia menekankan bahwa proses investigasi tidak akan membedakan status atau jabatan, dan semua pihak yang terbukti terlibat akan mendapatkan sanksi sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan. Sanksi yang diberikan akan bersifat proporsional, berdasarkan kesalahan moral dan tingkat keparahan pelanggaran yang terungkap.
Dalam laporan yang diterima, mayoritas dugaan kekerasan bersifat verbal, seperti ujaran yang mengandung unsur pelecehan dan intimidasi. Namun, terdapat juga laporan yang menyebut adanya sentuhan fisik yang dilakukan terhadap korban. Tim investigasi akan memeriksa semua dugaan tersebut secara menyeluruh, termasuk keterangan dari saksi, dokumen pendukung, dan hasil keterangan dari pihak terkait. Proses ini dilakukan dalam kerangka perlindungan korban dan keadilan bagi seluruh pihak.
Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Unpas tetap berperan aktif dalam pendampingan korban serta memastikan proses hukum internal berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Sebelumnya, ratusan mahasiswa melakukan aksi di depan Gedung Fakultas Hukum Unpas untuk menuntut kejelasan dan tindakan tegas dari pihak kampus. Mereka menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, bebas dari ancaman, dan berintegritas akademik tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

